Thursday, September 1, 2011

#NP Stupid In Love

Mm.. Stupid in love
Ohhh.. Stupid in love
Hmm

Let me tell you something
Never have I ever been a size ten in my whole life
I let the engine running.. I just came to see..
What you would do if I gave you a chance to make things right
So made it, even though Katy told me that this will be nothing but a waste of time
And she was right
Umm. Don’t understand it but on your hands is still you insist on repeatedly trying to tell me lies
And I just don’t know why

This is stupid
I'm not stupid
Don’t talk to me like I'm stupid
I still love you but I just can't do this
I maybe dumb but I'm not stupid


My new nickname is you idiot (such an idiot)
That’s what my friends are calling me when they see me I lean'n to my phone
They're telling me let go
He is not the one
I thought I saw your potential
I guess that’s what made me dumb

He don’t want it.
Not like you want it
Scheming and cheating
Oh girl why do you waste your time
You know he aint right
They're telling me this
I don’t wanna listen but you insist on repeatedly trying to tell me lies
And I just don’t know why

This is stupid
I'm not stupid
Don’t talk to me like I'm stupid
I still love you but I just can't do this
I maybe dumb but I'm not stupid

Trying to make this work but you act like good jerk
Silly of me to keep holding on

But the dust can't resolve
You don’t know what you've lost
And you won't realize till
I'm gone, gone, gone
That I was the one
Which one of us is really dumb

Ohhh.. No..
No.. I'm not stupid in love

This is stupid (no no no)
I'm not stupid (no no no)
Don’t talk to me like I'm stupid (like I'm stupid)
I still love you but I just can't do this (I just can't do this but)
I maybe dumb but I'm not stupid

I'm maybe dumb but I'm not stupid in love

Saturday, August 27, 2011

Seberapa jujur telinga saya ;p

Judulnya berasa berat banget tapi yang akan saya bahas bukan sesuatu yang berat. Saya kembali ingin menuliskan seperti apa musik dalam hidup saya. Tiada hari tanpa musik itu rasanya seperti ada yang mengganjal. Bagi sebagian mereka yang nggak harus seumuran gue, musik itu kebutuhan. Beda selera itu lumrah, tapi musik tetap mampu berbicara dengan bahasanya.

Di tulisan saya sebelumnya, saya terkesan membela produk dalam negeri yang seringkali dianggap plagiat, copas, nggak original dan banyak alasan lain. Saya membela bukan berdasarkan atas musikalitas musisi dalam negeri kok, so, buat mereka yang ngerasa paling ngerti kayak apa musik yang bagus, silahkan aja dengan pendapatnya. Ini negara bebas kok.

Saya banyak dan masih mendengar banyak yang menutup telinga untuk produk lokal. Cuma kalo kelewatan, saya jadi gatel sendiri pengen komentar. Terserah merekalah. Mereka punya asumsi dan selera masing-masing. Saya hanya mau jujur dengan telinga saya. Dengan apa yang saya rasakan dengan musik lokal atau SLJJ. Hahaha

Di sisi lain, saya menghargai beberapa teman saya yang terang-terangan mengaku sebagai fans dari boyband dan girlband lokal. Di tengah asumsi abege labil yang dicap buat mereka -fans boy-girlband-, apresiasi tulus mereka sedikit banyak bikin saya tersentuh. Saya aja tersentuh apalagi musisinya ya? haha Selain itu, saya sering menantikan saat-saat berdiskusi panjang tentang bagaimana musik lokal berkembang. Kadang malah cengo sendiri kalau ada teman yang bercerita panjang lebar musisi-musisi baru yang wara-wiri di Dahsyat atau Inbox yang bahkan saya nggak pernah tau kayak apa bentuknya. Entah itu musisi pop, rock, R&B, dangdut, melayu, apa kek itu. Saya senang mendengarnya dan nggak jarang jadi ikut nongkrong di depan TV untuk ngeliat langsung.

Kuping saya juga nggak mentok cuma dengerin musik musisi lokal kok. Saya masih bisa meleleh dengerin musisi luar. FYI, saya lagi suka sama Paramore meski nggak tau semua lagunya dan sampai hari ini cuma hapal reff decodenya Paramore. Masih joget-joget sendiri tiap dengerin BEP. Saya suka Muse, Avril, LP, Evanes, dan masih banyak lagi dengan catatan, jangan suruh saya menyanyikan lagu mereka tanpa teks. Itu untuk musisi yang kebarat-baratan yaa..

Untuk musisi yang masih ketimuran, beberapa teman saya sukses bikin saya cengo saat melihat MV Tokyo Jihen walaupun jenis suara unik vocalisnya bukan jenis suara yang membuat telinga saya nyaman. Do As Infinity selalu berhasil merubah mood saya dengan beberapa lagu mereka. Waktu jaman-jamannya F4 lagi booming pun saya dan teman-teman menjadikan lagu-lagunya sebagai backsound parodi kami. Kalau sekarang sih, kuping saya lagi berteman baik dengan Super Junior.

Lagi-lagi karena dicekokin kenapa akhirnya saya suka SuJu. Awalnya saya mengerutkan kening saat diajak teman melihat salah satu potongan konser mereka. Saya pikir mereka adalah sekelompok lelaki unyu yang hanya bisa joget-joget. Tapi semakin lama saya menyadari, tanpa melihat para lelaki ini joget-joget, saya bisa menikmati musik juga feel dari setiap lagu-lagunya. Saya bisa menikmati hanya dengan telinga saya.

Ada cerita nih.. sebenernya udah pengen saya ceritain dari lama, cuma waktu itu males nulisnya.
Saat saya sama sekali belum tau seperti apa itu SuJu -boro-boro suka, ngeliat aja belom, nyari yang mana muka Siwon juga masih dengan otak pentium 2- salah seorang teman saya mengatakan hal ini pada teman saya yang lain yang katanya ELF.
Dia bilang gini, 'lo nggak ngerasa dibodoh-bodohin ya ngeliat cowok-cowok ini joget-joget nggak jelas gitu?' tanyanya di tengah-tengah teman-teman saya yang asyik menonton SuJu perform.
Saya lihat muka para ELF ini kaget dan gue rasa gondok dalam hati tuh.
Tapi salah satu dari mereka menjawab, 'yaaa gue suka, emang kenapa?'
Hahahaha saya ketawa saat itu juga..

Sori meeennn.. gue ko ngerasa temen gue yang bukan ELF itu jadi terkesan sempit ya?
Apa karena dia fans berat salah satu band legend? Atau karena keseringan denger lagu berbahasa Inggris dan dia nggak ngerti bahasa Korea? Atau dia lagi gak mood? Atau karena dia juga musisi dan ngerasa kesaing?
Ehh itu pertanyaan terakhir gue ya nggak mungkin bangetlah, terkenal sekampus juga belom.. hehe
Saat itu gue mikir dengan kepala yang sama sekali nggak tau SuJu macem apa. So, tolong dipahami bukan untuk membela. Ini sama aja rasanya rasanya kayak gue denger temen gue ngebashing musik melayu tapi tetep bisa nyanyiin minimal reff-nya.
kalo kata ERK di salah satu lirik lagunya, 'memang kuping-kuping Melayu suka mendayu-dayu' jadi lumrah aja kita suka musik melayu. Rumpun sendiri kok..

Yang saya suka adalah sebagian kecil teman-teman saya yang bisa dengan adil mengapresiasikan musisi lokal, barat dan timur dengan baik. Bukannya nggak ada ya? Masih banyak yang bisa cukup adil membagi dua telinganya untuk mendengar semua itu.
Gimana mereka masih bisa jejeritan denger suara Oom Duta dan Sammy Simorangkir, meleleh melototin Ariel tapi tetep ngerti kalau disuruh nyanyiin lagunya Secondhand Serenade, sekaligus teriak-teriakan bawain MCR dan bisa ikutan joget-joget sambil cengengesan kalau mendadak diputer lagu Bukan Bang Toyib juga bikin gue cengo karena mendadak nyanyiin First Love-nya Utada Hikaru di depan muka gue dengan lengkap.
Hal lain yang buat saya senyum-senyum sendiri adalah saat saya membaca, mendengar dan melihat reaksi teman-teman saya saat musisi favoritnya ternyata di'mirip'kan dengan musisi lain. Mereka malah tertawa dan mengatakan 'bagus deh.. saling mempengaruhi, dibuat kayak gitu ternyata bagus juga ya..'
Sekali lagi tangga nada hanya tujuh, yang membuat berbeda adalah not, tanda diam, kres, mol dan sebagainya yang dalam kamus saya, anggap aja improvisasi.
Beda perkara kalau ternyata memang plagiat yaaa.. tapi ada baiknya melihat dari sisi baiknya dulu..

Udah ah.. ngantuk..
Sori sori sori meeennn.. kalo saya tampak ngenye' dengan tulisan ini..
heran aja.. kadang gemes juga sih dengan komentar-komentar yang ujungnya jadi terkesan ngebashing satu sama lain. Padahal musik itukan nggak selebar daun kelor..
Ya nggak??

Dear, You!!

Entah sudah malam keberapa, apa kamu tau?
Aku tak sampai gila, tapi seperti inilah aku
Seseorang yang telah bertahun-tahun membuang waktu
Hanya untuk menunggu
Menunggumu, Bodoh!
Dan seperti inilah si bodoh yang menunggu si bodoh yang lain..

Aku memiliki banyak alasan untuk pergi dan mencari pengganti
Tapi kenapa aku tak melakukan itu?
Maaf, bukan tidak kulakukan tapi telah kulakukan
Dan kamu tau, aku gagal

Jangan besar kepala, itu bukan karna kamu lebih baik dari semua yang berada di sekitarku
Tidak!
Bahkan mungkin karna telah begitu banyak lelaki baik tapi tidak ada yang sebrengsek kamu
Tidak ada yang sebodoh kamu

Maaf, aku tak bermaksud mengatakanmu brengsek dan bodoh
Aku hanya merasa ini begitu menyebalkan
Mengapa harus kamu?
Mungkin akan lebih mudah jika itu bukan kamu

Kamu tau, aku telah berlari
Aku telah pergi
Tapi kenapa aku kembali?
Lagi-lagi membodohi diri yang kembali menanti

Satu alasan kenapa aku ingin lupa
Entah sejak kapan, kamu membuatku tak merasa
Itu gila!
Apa aku sedang jatuh cinta?
Hahahaha
Aku hanya bisa tertawa
Mungkin salah jika aku kembali menyangkalnya
Aku pun ragu sebenarnya
Kenapa kamu?

Kamu..
Ahhh bodoh!!!
Aku terjajah, apa kamu tau?
Aku telah membunuh begitu banyak waktuku untuk sekedar membiaskan auramu

Mengabaikanmu ternyata jauh lebih melelahkan jika dibandingkan dengan melepaskan Gaia tempatku berpijak
Padahal, kamu pasti tau bagaimana aku begitu mencinta dan memujanya
Seolah-olah hanya dia yang mampu membuatku jatuh cinta
Kamu bahkan tak ada apa-apanya saat itu
Tapi disaat aku tlah bisa melepaskannya, kenapa sekarang justru kamu?
Kenapa kamu?

Banyak yang mengatakan bahwa Tuhan memberikan apa yang kubutuhkan bukan apa yang kuminta
Aku tak pernah memintamu
Bahkan terpikirpun tidak
Tapi kenapa Tuhan membiarkan aku terus mengingatmu?
Membiarkan aku kembali bertemu denganmu
Kalau aku boleh bertanya, 'apa benar Tuhan melakukan itu karna aku membutuhkanmu?'
Itu pertanyaan bodoh!
Karna jika Tuhan tau aku membutuhkanmu, Tuhan tidak akan membiarkan kita bertemu dalam situasi dimana aku harus melihatmu bersama 'pasanganmu'

Lalu menurutmu ini apa?

Hei, jangan katakan aku tak berusaha
Aku telah begitu lama berusaha
Membiarkan lima tahunku terbuang sia-sia
Kamu pikir semua ini menyenangkan?

Sudahlah..
Kamu tau, aku akan lebih berusaha
Lebih dan lebih
Sampai akhirnya aku bisa benar-benar lupa

BUBAR!!!


Bubaran Bd1 @Pondok Indah Mall



Bubaran GlattoSplato plus 2 di RadjaGurame lalu berlanjut nge J.Co di Tamini Square

Bubaran Psikologi dan XL
Dari nongkrong gaje, buka di bus sampe nonton gretongan.. maknyuuuusssss


Masih ada sih beberapa foto bubaran yang belom sempet ke tag..
Dari bubaran sama anak2 Dubes, bubaran sama Power Rangers, Bubaran sama RRG, Bubaran plus akustikan.. bubaran apalagi ya?
Hahaha nanti lanjut deh yaaaa..

Thursday, August 25, 2011

#4

What if in a man that you love, you find a best friend instead of a lover

-AntologiRasa-

Thursday, August 4, 2011

Ini butuh jawaban

Semuanya berarti
Pernah dan masih berarti
Sebut saja seperti itu
Hidupku
Duniaku
Alam mayaku
Hingga mimpi yang menjadi bunga tidurku
Semua yang tersentuh jemariku adalah apa yang kini tak mampu terasa
Jalan pikiranku mulai menjadi pemburu yang tak mampu memburu
Kurasa aku mulai membunuh apa yang selama ini menjadi nyala
Mematikan apa yang sejauh ini telah begitu berwarna
Tapi apa?

Aku tlah menjadi kehabisan kata
Aku bermimpi tentang sebuah cerita yang akhirnya menjadi nyata
Aku bicara tentang sebentuk rasa yang kurasa, tapi tak satupun memiliki makna, setidaknya untuk mereka yang kupikir juga merasa
Aku bercerita seperti itulah 'aku' tapi ternyata aku berhenti karena itu bukan aku
Lalu apa?
Siapa?

Aku berhenti di saat semua tengah berlari dan aku masih berlari disaat semua berhenti
Aku menyakiti tanpa menyadari telah meninggalkan sesuatu yang berarti
Aku mencari dan menjauh dari semua hati
Aku menghakimi dengan pasti namun sekejap aku menyesali
Aku mempermainkan sesuatu yang seharusnya tidak kujadikan bahan taruhan
Kenapa?
Untuk apa?

Taukah Kau kalau pencarianku ini terlampau panjang?
Pertanyaanku juga tak kunjung mendapat jawaban..
Sekarang ketakutanku menjadi teramat melelahkan, Kau tau?
Bagiku ini bukan lagi sebuah beban..
Aku kehilangan, Tuhan..
Aku kehilangan..
Apa Kau tau??

Thursday, July 28, 2011

Dream *anggap aja begitu

Seseorang meminta -gak minta secara langsung juga sih tapi mengarah kesitu- gue untuk kembali menulis. Mmm lebih tepatnya melanjutkan apa yang udah lama gue mulai.
Gue nggak tau apa jadinya kalo gue kembali memulai tulisan itu..
Tapi malam ini, gue mulai..
Gue tulis ulang..
Dengan lebih jujur..
Jujur itu beda dengan ber'hati'..
Hanya mencoba jujur untuk bercerita..
Dan saya mulai dari malam ini..

Thursday, July 14, 2011

#3

Pelajaran hari ini menunjukkan bahwa intensitas kita menangis bukan karena sosok yang kita benci. Namun kita lebih sering menangis justru karena sosok yang kita sayangi..

Wednesday, July 13, 2011

DEAL!!

Ada masanya kita harus melepaskan sesuatu bukan karna sesuatu itu nggak baik untuk kita, tapi karna sesuatu itu emang lebih milih untuk pergi dari kita –dengan catatan-.

Ada saatnya lo butuh seseorang dan kenyataannya seseorang yang lo butuhin itu nggak butuh lo.
Apa yang bakal lo lakuin?
Hahaha gue ketawa. Ya, ketawa miris gue.

Apa nggak kurang bego kalo kenyataannya gue ngulang sejarah?!
Gue yang pada selama belasan tahun adalah siswa SD-SMP-SMA yang nggak pernah dapet nilai sejarah di bawah 80 ternyata gagal total kalo disuruh menginterpretasikan sejarah hidup gue.
Gue ulang ya pertanyaannya..
Apa yang bakal lo lakuin kalo pada kenyataannya seseorang yang lo butuhin itu nggak butuh lo?

Monday, July 11, 2011

diadanya

Mencari sesuatu yang tak pernah dimiliki
Menunggu sesuatu yang belum pasti kembali
Inilah ketidakwarasan-nya..

Meminta-nya pergi tapi terus menarik-nya kembali
Memainkan hati-nya kepada dia yang masih menjadi sebuah uji nyali
Mengunci segala yang selama ini tersusun rapi
Sadarkah dia bahwa malam ini susunan-nya tak lagi rapi?

Berbicara pada hati-nya yang tetap menanti
Bertatap muka dengan pancaran mata yang tak lagi sama
Membakar semua
Mengoyak apa yang ada
Pada jiwa-nya yang kini tak mengerti apa arti dia dalam hidup-nya
Pada dia yang tak pernah tau rasa-nya

Mereka tak lagi bicara
Tak pernah banyak bertanya
Tentang dia dan hidup-nya
Enggan mengakui apa yang selama ini terasa
Apa yang selama ini tak teraba
Atau memang dia tak pernah merasa apa yang tak teraba
Berbalik penuh pada-nya yang terus mendamba

Hahahaha dasar anak manusia..
Berhentilah bicara dengan kata-kata
Yang hanya membuat-nya terus bersembunyi dalam dusta
Bicaralah dengan apa adanya bahwa dialah bom waktu bagi hari-hari-nya
Kegalauan pada sepertiga hidup-nya
Mimpi-mimpi-nya yang terangkai begitu sempurna

Platoniskah keduanya?
Nope!
Mereka bahkan hidup dengan cara yang sangat berbeda
Kutulis ini untuk menggambarkan seperti apa mereka

Beberapa waktu mengijinkan mereka bersama dan yang terjadi..
Mereka bermain layaknya penyanyi lagu gembira
Beberapa waktu mengajak mereka bersama
Mereka bersikap bak pemain opera
Tanpa menyadari telah begitu lama
Hampa..
Mereka berdua tertawa menggila
Begitu tenang berbicara
Dan begitu indah saat melagukan kalimat amarah dan juga 'sampah'
Apakah itu kepura-puraan belaka?
Tanyakan pada dia yang meninggalkan tanya pada hidup-nya

Seperti itu mereka..
Yang sebenarnya enggan kuceritakan
Tapi malam ini, bagitu melasak meminta untuk dikeluarkan

Tuhan, beri ketenangan..
Pada jiwa-jiwa yang berkorban..
Pada jiwa-jiwa yang mencari cahaya terang..
Pada jiwa-jiwa yang memiliki harapan..
Pada jiwa-jiwa yang mencari pembenaran..
Pada jiwa-jiwa yang memohon perubahan..
Pada jiwa-jiwa yang meminta 'Tangan Tuhan'..
Pada diadanya..

Sunday, July 3, 2011

Semakin saya berpikir, semakin saya tidak ada

Saya tidak tau kenapa saat ini saya menulis. Terkadang saya bahkan tidak tau apa yang saya lakukan, apa yang saya rasakan, apa yang saya interpretasikan.

Saya bukan sosok yang sempurna. Saya SANGAT jauh dari sempurna.

Terkadang saya melakukan hal-hal yang bahkan orang terdekat saya tidak memahami mengapa saya melakukan hal tersebut.
Saya mengatakan sesuatu yang hanya akan membuat orang-orang mengerutkan kening. Tidak memahami apa yang saya maksud.
Saya menganggap wajar hal-hal yang banyak orang menganggapnya tak wajar dan saya melakukan begitu sering ketidakwajaran setidaknya dalam kacamata orang lain.

No other

God..
Capek gue...
nyenyenye.. ribet amat deh ahhhh..
gue udah ga bisa mikir yang ribet-ribet..
yang simpel aja deh...
Hadooooohhhhh.... *garuk-garuk pala*
salah mulu dah... grrrr


1996-2011


Brilliant! Brilliant! Briliant!
Itu aku
Angkuh ratakan egoku, tinggi dan tak terkendali
Lihat apa yang terjadi dengan semua rencanaku!
Hancur semua berantakan!
Tak pernah aku menyangka sejauh ini aku melangkah    
Tak pernah aku menyangka sedalam ini aku terluka
Hanya perih hanya beban yang kan ada sekarang
Dalam lelahnya mata, dengarlah aku bicara
Mencoba dewasa, mencoba berubah
Apa yang akan kuhadapi? Apa yang akan aku cari?
Terhapus rasa indah, terpejam oleh lelah
Aku pun tak ingin meninggalkan tempat ini
Sekuat kaki ini mencoba berlari tetapi hati ini menuntunnya kembali
Kebodohan ini harus segera diakhiri sebelum aku benar-benar mati
Suara hati takkan mati jika jiwa terus menari dan bermimpi
Takdir yang kan menuntunku
Di sini ku menggenggam takdir di tanganku
Dan aku pun smakin mengerti
Apapun yang terjadi akan kujalani
Akan kuhadapi dengan segenap hati
Walau ku terluka memang ku terluka tak pernah ku lari dari semua ini
Aku harus belajar tersenyum sebelum membunuh rasa takutku
Cepat bangkit dan berfikir
Jatuh itu hal yang biasa terjadi
Semua tak berakhir disini
Jangan pernah menyerah

Liburan di tengah ke-hectic-an

Mmmmm.. mau cerita yang pendek aja sih gue...
beberapa hari ini gue ngayap mulu deh.. Nggak papa sihy.. jarang-jarang juga kumpul barang sepupu-sepupu gue..
Selasa : Gue ke Tanah Abang
Rabu : Ke PIM
Kamis : Habis ngampus (ehhh gue bimbingan langsung sama dua dosen pembimbing gue lho! wew.. cerita lengkapnya ntar yaaa,,, haha), langsung cabut ke Blok M. dimulai dari numpang solat di Blok M Plaza, sevelan sambil nunggu ujan kelar terus ngiterin Blok M Square plus lorong bawah tanahnya.
Jum'at : Niatnya mau di rumah aja eh ngayap ke Kota Tua terus nge GM lagi.. abis itu muterin PGC
Sabtu : agak lowong sih, jagain si ihsan aja..hehe
Intinya ini cuma jurnal harian gue aja.. lengkapnya gue share kapan-kapan deh yaaa... masih ribet!hahaha

Thursday, June 23, 2011

Ini namanya mencapai Equilibrium

Malem ini ceritanya gue mau berkencan sama si Theo, baby gue tercinta sampe akhirnya gue bingung sama yang namanya kerangka berpikir. Lo tau kan apa itu kerangka berpikir??

menurut KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA...
Kerangka adalah  tulang belulang yang tersusun secara simetris dan teratur *SUMPAH INI GUE NGASAL!!*
Berpikir adalah menggunakan akal budi untuk mempertimbangkan, memutuskan sesuatu. *Yang ini baru bole gugelan*
Maka disimpulkan bahwa kerangka berpikir adalah tulang belulang yang tersusun secara teratur dan sistematis menggunakan akal budi untuk memutuskan sesuatu.
*Tuhan.. Semoga yang bikin kesimpulan seperti diatas ini SKRIPSIya bakalan dapet A! AMIN...*

Jadilah gue yang tadinya tidak ingin tergoda untuk inetan mau nggak bau buka YM mencari siapapun yang tengah bergentayangan di dunia maya. ALAMAK! malam ini sepi kali yang ngechat YM. Sampai akhirnya gue perhatiin ke bawah-bawah, nemu deh sasaran empuk untuk diajakin mikir. Makhluk itu tak lain tak bukan adalah si Maulida Disa Pratiwi. Dimana Maul ini juga menggunakan analisi faktor sebagai ituan sekeripsinya (haduuu apa ya kata-kata yang tepat selain ituan??? yaa itu deh). Sehingga tercipta dialog yang entah serius entah ngawur dari dua orang yang tengah bingung dikarenakan si kerangka berpikir ini.

Wednesday, June 22, 2011

Ampun deh ini adek-adek gue *tepok jidat*

Sebenernya udah beberapa hari gue rada senewen di rumah. Ya emang karna lagi banyak yang bikin bete selaen emang hormonal cewek tiap bulan kali ya. Tapi malam ini bete gue ilang. Sumpah! Banyak ngakaknya gue.

FYI, gue punya 2 adek. Cowok ama cewek. Yang cowok umurnya jalan 20th dan yang cewek 15th. Gue biasa manggil yang cowok Nduty dan yang cewek Adek. Kadang, mereka tuh rusuh banget. Nduty sering gangguin Adek sampe dia teriak-teriak. Sampe nangis juga. Gue kirain itu cuma sampe mereka masuk abege aja. Tapi sampe malam ini, masih aja mereka ribut. Kali ini kamar gue yang ketiban pulung jadi sasaran keributan mereka. Ini karna mereka emang lagi pada diatas kasur gue dan ngerubungi Bloewy, lepi gue.

Awalnya, Nduty gangguin Adek yang lelet banget donlot lagu buat pementasan teaternya. Nggak lama berubah ngeributin mau nonton film apa walaupun ujung-ujungnya nonton Madagascar II -LAGI-. Ngebahas itu aja Adek sampe ribut. Teriak-teriak nyuruh Nduty keluar dari kamar gue. Yang akhirnya ngebuat gue sengaja duduk di tengah-tengah mereka. Adek di kiri,Nduty di kanan.

Gue lagi asik-asikan gugelan bahan psi.musik untuk bikin LatGab proposal MusGath. Eh mendadak pecah perang.

Monday, June 20, 2011

Gue dan Musik

Malam ini gue pengen cerita tentang musik –kenapa musik? Ya karna gue suka musik- dan apapun itu yang berhubungan dengan musik. Ini karena gue abis bikin proposal musgath di kampus gue. yang mana gue mendadak stuck pas bikin pendahuluannya.

Buat gue –tolong jangan dilihat dari sisi religiusitas dan spiritualitas ya-, musik itu bahasa yang paling indah. Yang paling mudah dicerna. Paling mudah dinikmati. Bahkan disaat kita nggak ngerti sama lirik dari lagu itu, kalo aransemennya emang bagus, kita bisa bilang lagu ini atau itu bagus.

Contoh simple aja deh. Kadang gue bisa suka sama lagu berbahasa Inggris tanpa gue tau apa maksud liriknya. Cuma aransemennya aja. Atau saat gue dengerin lagu berbahasa Korea, Jepang atau Mandarin yang jadi OST kartun yang gue suka. Mana gue ngerti apa arti liriknya. Tapi gue bisa aja jadi sedih, seneng bahkan semangat hanya karena gue denger aransemen musiknya.

Musik itu inspirasi.

Kalo nyari lagu yang banyak bikin semangat atau ngasih spirit baru, biasanya gue denger lagu-lagu dari musisi Asia Timur. Kalo yang pengen ketawa-tawa tapi kadang sedih-sedihan ya dengerin Asia Selatan. Kalo gue nggak gugel translet, gak bakalan ngerti gue itu lagu ngebahas apaan. Bahkan kadang gue salah menginterpretasi lagu hanya karena aransemennya bisa jadi anchor semangat buat gue ya gue jadiin lagu biar semangat padahal begitu gue translet itu lagu sedih *koplak*. Kalo lagu galau buka aja folder lagu-lagu kebarat-baratan.

Friday, June 17, 2011

B to the U to the A to the Y to the A

Beberapa jam yang lalu, gue ditelpon seseorang yang mana dimana anak kambing saya, seseorang ini tak lain tak bukan empat mata adalah ex gue *awas lo yang pada jiejie bin ciecie, karna yang bakalan gue ceritain jauh dari romansa gita cita dari es-em-a*

FYI, dia adalah ex gue yang terakhir yang masi belom seumur jagung bubaran ama gue *sekitar 4bulanan, eh itu udah seumur jagung y?? Maap deh, gue kan belom pernah berkebon jagung ;p*

#2

Menyesali hanya akan menyakiti..
Dan berdamai mungkin bisa memperbaiki luka hati..

Hanya Sebatas Mimpi

Semalem gue mimpi..
Ini mimpi beneran.. Bukan my dreams kayak biasanya.. Haha

Mimpi pertama gue tuh kayak pertunjukan ehm atau perdebatan ya?? Intinya pada sesi pertama mimpi gue tuh ada beberapa temen SMP dan anak Bd1 sebagai cameonya.. *apa nggak keren banget tuh lolopada muncul di mimpi gue??* -siap2 ditimpuk golok-
Di mimpi itu, gue ngerasa melakukan satu kegagalan dalam acara itu. Entah apalah itu acara, gue nggak bisa inget dengan jelas. Ini juga sukur-sukur gue bisa inget. Yang akhirnya acara itu bubar dan gue bersama beberapa temen gue mungutin sisa-sisa sampah yang berserakan di sekitar tempat acara.
Sampe malem ini, gue nggak bisa inget apa yang bikin gue ngerasa gagal, tapi gue bisa ngerasain saat itu gue kecewa. Gue sedih..

Tuesday, June 14, 2011

This is CIRCLE

Harusnya gue posting ini pas jam 00.52 wib. Tapi ternyata koneksi inetnya blewer.. (=.=)

Pernah nggak sih lo ngalamin situasi semacam ini??
Lo adalah seseorang yang memiliki beberapa circle. Secara naluri, lo beradaptasi dengan setiap circle sehingga pada akhirnya lo akan membentuk hubungan emosional yang cukup untuk membuat lo pusing. Hahaha
Gue pengen cerita empat dari beberapa circle yang gue punya.

Yang pertama, circle dengan kondisi dimana lo udah berusaha banget untuk ngerti, memahami dan mengikuti apa yang diinginkan sahabat lo. Tapi semakin lo berusaha, semakin lo nggak bisa memenuhi itu semua. Bukan berarti sahabat lo nuntut. Tapi pernah nggak lo ngerasa setiap kepala itu merasa sama-sama udah berusaha untuk menyeimbangkan, tapi yang terjadi nggak mencapai keseimbangan. Lelah nggak sih lo sama keadaan kayak gini? Enaknya diapain?? Dibawa kemana hubungan ini???
Jujur, gue sanggup.. Tapi gue nggak cukup kuat untuk terus bermain dalam keadaan kayak gini.

Sunday, June 12, 2011

Ada banyak jalan menuju perut yang indah ;p

Mengingat perut gue mulai tidak seksi, semalam gue memutuskan untuk mengajak sohib gue lari pagi. Berikut petikan SMS gue dan dia :

Gue : Oiii bsk lari pagi nyok..haha

Dia : Lari kmn??

Gue : Ke halim ato ampe taman intirub aja..

Dia : Taman intirub deket amat.

Gue : Hahaha kalo halim kjauhan..haha ntar muterin 2-3kali aja..tapi kesanana ya lari..haha

Dia : Gw ga sanggup kalo lari kayanya..hahaha

Gue : Hah?? maksud lo??
Itu perut lo genduuuttt!!!hahaha *gue baru menyadari kalo gue sering banget HAHA tiap nulis apapun di sms*

Thursday, June 9, 2011

510 dan KEJAHATAN yang TEREKAM didalamnya

Sebelum memulainya.. Gue akan memperkenalkan seperti apa bentuk 510. Beliau ini adalah bus sejenis kopaja berwarna kuning dengan sedikit hijau dengan rute Kp. Rambutan-Ciputat. Kadang ada embel-embel Lb. Bulus diantara dua tempat itu. Untuk rute sejauh itu dipungut biaya 2500 perak. Kalo lo lagi sial, keneknya bakal bilang 'gopeannya abis, Neng' dan elo-elo pada yang bayar lebih, kagak balakan eh bakalan dapet kembalian sesuai tarif yang berlaku.

Berikut ini akan saya beberkan beberapa fakta menarik *ngehe* seputar 510, sang transportasi penyelamat sejuta umat dari keterlambatan sekaligus bahaya yang tak lekas menjadi pudar bagi mahasiswi cantik nan imut-imut seperti gue *siap-siap dikeplak*.

1-BB alias bau badan dan keringat berlebih.
Ini adalah kejahatan paling sering ditemui saat lo berada di atas 510. Mau itu abang keneknya emang kejar setoran dan maksa ampe itu jempol kaki lo gak bisa goyang saking sesaknya, atau itu 510 sama sekali gak sesak, kalo ada penumpang atau keneknya yang BB yaaaa.. Lo kebayang deh kayak apa busuknya itu satu 'oven' berjalan pas ngangkut sekitar 60-80 kepala menuju tempat tujuan. Menyiasati ini gue jadi agak lebay kalo make pengharum tubuh. Apa mau dikata! Mendingan gue nyiumin bau gue sendiri yang udah gue tau macem mana gue menjaga keindahan tubuh daripada mencium bau orang lain (=.=)

2-Someone yang suka banget marah-marah sendiri kalo 510 jalannya lambat, penuh atau panas.
Buat gue mah itu resiko elo naik 510. Lo milih naik 510 berarti lo udah menyerahkan hidup lo di tangan Tuhan YME. Karena dimana apapun bisa terjadi dalam 30 menit lo ada diatas 510 -ini kalo gak macet ya.. kalo macet bisa 2,5 jam!!-. Gue sering banget nemuin ibu-ibu *biasanya* yang mulutnya nggak berenti-berenti berkomentar ini itu seputar 510. Kadang nyuruh sopirnya jalan cepetan, bilang udah gak muat atau bahkan ngeluhin udaranya panas, gerah, dll. Buat gue lucu aja. Yang dia keluhin tuh juga nggak akan ngerubah apa-apa. Sebelum masuk tol, ini 510 emang jalannya 11-12 ama siput. Dan kenapa juga mesti rewel kalo penuh wong dari jaman pak SBY belom jadi Jenderal bintang tujuh, itu 510 juga udah penuh. Sama aja kalo lo naik Patas 6. Tentang panas?? Yahhh itu lagi.. Maklum aja.. Wong cuma ditarik 2500 perak buat perjalanan Kp.Rambutan-Ps.Ciputat ya wajar banget 510 gak bisa pasang AC. Lagi juga salah kita yang buat Bumi kita semakin panas, kan?

3-Kenek yang -kayaknya- pengen buru-buru naik Haji.
Kenapa gue bilang begitu? Gue maklum banget kenapa 510 itu penuh tapi terkadang ada juga kenek yang -ini 510 udah miring ya tolong..- tapi tetep maksa orang untuk masuk sampe yang kayak tadi gue bilang, jempol kaki lo aja nggak bisa gerak. Kadang gue disuru berdiri di deket sopir yang mau nggak mau bikin badan gue bungkuk dan besoknya badan gue jadi berasa ditabrak tronton karena saat itu tinggi gue gak muat dengan langit-langit bus.

4-Copet
Huaaaahhh kalo ngomongn yang ini mah nggak ada habisnya deh. 510 tuh nggak kehitung berapa banyak korban si tangan panjang itu. Alhamdulillah sampe saat ini dompet gue dalam keadaan aman tentram nyaman. Pernah hampir kecopetan dompet atau hape tapi nggak di 510 tapi pas di 57 dan 06. Yaahhh pinter-pinter kita deh mengingat biasanya copet itu punya gerombolan dan para begundal ini memiliki 1099 cara demi mengais dompet atau hape dari tas kita tercinta. Gue sih ngakalinnya begini, gue pasang earphone, gue setel musik dan gue masukin hape gue ke tas. Paling nggak kalo itu hape udah nggak bersuara' besar kemungkinan udah gak ada di tas gue. Semoga selamanya gue nggak terkena jadi korban mereka.
FYI, yang namanya copet nggak melulu dekil dan jelek lho!! Pengalaman gue nih di dunia per-510/57/06-an, copet yang mau ngegasak tas gue tuh tampangnya lumayan. Nggak seganteng Dude Harlino sih tapi gue rasa masih laku kalo aja dia nawarin diri ke agency. Mukanya mulus dan pakaiannya rapi. Bahkan nggak jarang mereka berpakaian perlente dengan kemeja, celana bahan dan pantopel. Wangi dan berdasi sambil mengepit tas kerja.
Wew! Bagaimanapun bentuk rupanya, kalo lo udah naik di atas 510 -atau angkot manapun- nggak cewek nggak cowok, nggak ada yang bisa sepenuhnya lo percaya!! Lo kudu jaga diri dan iman serta banyak-banyak doa. Gue sih biar kuping gue dibekep musik tetep -Insya Allah- gue inget sama Allah *tsaaaahhh.. Krompyang! Gubrak!!*

5-PK
Alias PENJAHAT KELAMIN!!!
Kenapa tulisannya gue gedein eh pake capslock?? Soalnya itu kejahatan transportasi yang paling gue BENCI!!! Gue nggak suka!!! Bangke!!! Bikin trauma!!
Ciri-ciri mereka nggak beda jauh sama copet. Bedanya selama ini yang ketangkep basah di depan muka gue itu cowok. Gue belom liat yang bentuknya cewek. Karena ciri-cirinya mirip, yang mau gue ceritain sekarang adalah beberapa cara mereka in action!! Ada beberapa cara yang biasa mereka lakuin.
*lo tau darimana?* mungkin bakalan ada yang nanya kayak gitu. Nyeeeehhh buluk buduk kodok burik! Gue pernah ngalami itu!!
Ini nih yang biasa mereka lakuin!

Pertama, dari sisi penumpang yang berdiri yaaaa..

#Menelanjangi lewat mata
Nggak perlu ribet nerjemahinnya. Maksud gue, mereka biasanya ngeliatin kita dengan nepsong. Jujur, gue sih risi yaaa... Bisa kali matanya gue colok pake tusukan cilok.

#Nowal-nowel
Kalo yang ini yaaaa yunomisowel!! Jari-jemari jahanam itu mulai bergerak menyusuri anggota tubuh korbannya. Biasanya di bagian dada, pinggul dan bokong. Bahkan gue pernah liat ada yang sepanjang jalan megangin bokong korbannya.. Nyeeehhh *ngehe!* bisa kali itu jari mendadak putus semua. Untuk mereka yang berpakaian tertutup pun bukan berarti aman. Maaf, gue pernah mendengar beberapa cerita dimana si manusia brengsek itu mengambil kesempatan justru dari balik kain penutup auratnya. Astaghfirullah.. Gue emang gak liat tapi Allah ngeliat, cuy!!!
Beberapa temen gue sempet sharing cara untuk mengantisipasinya. Hmm bukannya mengecilkan saran mereka cuma memang agak sulit sih. Seperti menyiapkan jarum untuk mereka tusukkan ke tangan si PK atau menginjak kaki mereka. Nyeeehh susah tau..!! Secara 510 kalo lagi penuh-penuhnya bikin kita nggak berkutik.

Udahan yang berdiri. Nah yang kedua buat yang duduk nih yaaa.. Duduk bukan berarti nyaman dan tentram. Ini adalah kejahatan yang SANGAT MUNGKIN terjadi!!

#Kalo lo duduk di bagian luar kursi
Lo kudu hati-hati sama mereka yang punya kelainan seksual macem FREUTTORISM dimana kelainan seks ini membuat mereka suka, gemar dan hobby sekali menggesek-gesekkan kemaluan mereka pada tubuh orang lain atau benda-benda. Mau itu ke sandaran kursi, ke paha lo bahkan ke lengan lo kalo emang saat itu lo duduk dan dia berdiri tepat di sebelah lo. Awalnya mungkin lo nggak akan sadar karena keadaan 510 yang emang selalu penuh tapi pernah ada kejadian 510nya 3-ong (LOWONG, KOPONG, KOSONG) dan dia tetep aja mepetin elo dan maju mundurin badannya ke arah elo. Yang macem gini nih yang bikin eneg! Mana biasanya mereka bau banget. Ampun, Tuhan.. T.T

#Kalo lo duduk di bagiaan dalam kursi
Lo tau kan yang biasanya deket jendela tuh. Nah, awalnya gue ngerasa tempat ini adalah yang paling aman tapi ternyata.. SAMA AJA!!
Jikalau nantinya seandainya lo menemukan pria, lelaki, jejaka, bujang dengan gerak-gerik semacam ini.. Waspadalah! Waspadalah! *berasa Bang Napi*
Kalo itu cowok duduk dengan bersidekap dan bagian telapak tangan kanan/kiri yang dikempit di keteknya yang paling deket ama lo berada dalam posisi tersembunyi alias tidak kelihatan -lo pada tau posisi bersidekap dengan tangan seperti yang gue jelasin diatas kan?? Kalo masi nggak kebayang juga, sini temuin gue! Gue unjukkin gimana bentuknya *esmosi tiap inget kejadiannya*, lo kudu waspada.
Biasanya, bagian jari-jemarinya yang tersembunyi dibalik keteknya itu suka bermain-main. Terkadang hanya menyentuh, namun tak jarang menowel-nowel bagian yang bisa tertowel -lo kebayanglah apa aja yang bisa tertowel dengan posisi seperti itu. Pada pernah naik angkutan semacam itu kan?-
Tuhan.. Bisakah kau binasakan para PK ini dari muka bumi sejagad alam raya??? (-.-'')

Dan lo semua harus tau. Muka mereka yang melakukan kejahatan semacam PK itu, raut mukanya nggak ada yang gimana gitu. Gak keliatan bergairah, nepsong dan semacemnya. Tapi muka mereka datar aja. Apa nggak ngeri lo??
Gue sih rasanya pengen banget nyepak mereka keluar dari 510!
Sori-sori aja ya kalo setelah baca postingan ini kaum gue mendadak lebih sensitif, curiga dan galak kalo temen duduknya -terutama lelaki- duduk bersidekap dengan posisi yang gue ceritain di atas. Dan buat para lelaki, sori-sori aja nih yeee.. Paling nggak kaum adam yang baik-baik jadi tau kalo ada kaumnya yang pikirannya bejat banget macem itu dan mulai sekarang marilah tidak bersidekap jika duduk di angkutan umum jika tidak ingin orang lain berpikiran yang tidak-tidak :)

Dan yang nggak kalah penting. Ini bisa terjadi di bus, angkot atau jalanan yaitu kelainan seks EXHIBISIONIS! Yang mana dimana anak kerbau saya, mereka suka sekali membuka bagian bawa pakaian mereka dan menunjukkan 'benda' tsb pada penumpang lain sehingga membuat penumpang -terutama cewek- menjerit histeris. Semakin korbannya ngejerit, yang ada itu PK semakin girang kali.

Gue mau share aja, pernah ada kejadian gue pergi sama sahabat gue -sohib gue ini cowok- si A *secara kayaknya gue nggak bole nyebut merek y?? ;p* dan dari arah depan tiba-tiba ada seorang cowok yang membuka celananya dan mengeluarkan 'benda' itu. Saat itu sohib gue langsung berusaha mengambil alih perhatian gue. Tapi gue terlanjur ngeliat, bukannya ngejerit, yang ada gue masang muka datar dan ngeladenin sohib gue ngomong. Eh, nggak lama dia naikin lagi celananya dan jalan ngejauh, malah sohib gue ngakak nggak berenti-berenti.

Kejadian lain nih, gue sama sohib gue yang juga cowok. Kali ini sama si B. Lagi mau jalan ke Blok M. Pas banget di lampu merah bunderan PIM, tepat di atas motor, gue ngeliat sosok lelaki bertubuh warna cokelat tembaga tanpa benang sehelai pun dan refleks gue buang muka. Waktu itu sohib gue juga ngeliat dan si B ini ngakak-ngakak juga di atas motor. Buset dah ini cowok-cowok pada sarap!!

Intinya gue ngobrol panjang lebar disini sekedar sharing aja ama temen-temen dengan angkutan manapun -ya terutama 510- untuk lebih hati-hati dalam membawa diri, terutama di jalan. Karena kalo bukan kita, siapa lagi yang bisa menjaga benda berharga kita. So, WASPADALAH! WASPADALAH!!! :)

Wednesday, June 8, 2011

Gue dan 'kenapa 510?'

Gue adalah seorang mahasiswa yang udah 4 tahun ini nglaju. Setiap harinya gue dengan rajin tekun dan sungguh bolak-balik Jakarta-Banten demi menuntut ilmu *rajinnya anak ini*. Ini belom apa-apa sih kalo inget pepatah 'Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina' atau 'Tuntutlah ilmu setinggi langit dan bintang-bintang di angkasa. *koplak*

Dalam kenyataannya, gue membutuhkan sarana transportasi demi mengangkut tubuh eksotis gue ini menuju kampus. Ada beberapa alternatif angkutan dari rumah gue menuju kampus.

1-Naik busway dari PGC ke Harmoni terus lanjut ke Lebak Bulus. Dari situ gue bisa naik angkot D02 (putih) atau D01 (biru) lalu disambung ojek. Pada kenyataannya, alternatif pertama ini sangat membuang waktu mengingat dengan cara itu = gue hampir mengitari satu Jakarta. Bisa tepar di jalan deh gue.

2-Dari rumah naik Trans Halim, 06 A atau ojek ke UKI terus di sambung naik Primajasa sampai Lebak Bulus. Dari Lebak Bulus bisa melanjutkan dengan rute seperti diatas. Meski agak mahal mengingat gue naik bis AKAP. Tapi hal ini gue lakukan sampe gue ada di tingkat 2 perkuliahan. Sampai akhirnya di semester 5, gue gak bisa lagi menggunakan transportasi semacam ini karena abang-abang angkutan merasa tersaingi dengan si Primajasa ini sehingga pada akhirnya Primajasa tidak diperbolehkan mengangkut penumpang :(

3-Gue pun menggunakan transportasi yang sama dengan poin 2 dari rumah menuju UKI lalu mencari bis jurusan apa aja menuju Kp. Rambutan. Dari Kp. Rambutan, gue naik 510 menuju kampus gue. Cara ini berlangsung sampai gue berada di akhir semester 6 karena pada akhirnya, gue sering banget telat dan ujung-ujungnya gue juga gak dapet duduk di 510.

4-Gue merubah rute dengan naik Kopaja 57 menuju Ps. Rebo lalu dari situ gue lanjutkan dengan 510 yang sudah tentu saat itu gue berdiri. Cara seperti itu terus berlangsung sampai saat ini. Ya, saat ini, saat gue menuliskan tulisan ini diatas 510. Kenapa gue memilih cara ini? selain murah, rute ini juga cepat meski sangat-sangat tidak berperikemanusiaan untuk tubuh gue.
Kenapa? *nyeeeehh nanya kenapa mulu..*
Akan gue jelaskan pada postingan gue berikutnya.

Sunday, May 29, 2011

LAST CONVERSATION

KITA adalah cerita juga mimpi yang paling sempurna..

Sebelumnya maaf karena gue akhirnya mengcopy conversation kita. Nggak ada maksud apa-apa. Sekedar jadi pengingat kalau inilah akhir pencarian gue. KeHACHIKOan yang udah gue ikhlasin dan juga semua ketakutan gue selama ini. Mungkin ini tidak harus digeneralisasikan sebagai sebuah keputusan. Tapi apa yang tertulis disini adalah jawaban dari pencarian, keikhlasan dan ketakutan gue selama ini.
Dan inilah jawabannya…

Gue :
Ada yang inget dengan SMS ini??
'Kalau lo ngerasa hubungan Kita berharga.. Kalau lo ngerasa Kita punya tempat khusus di hati lo.. Gue tunggu di Foodcourt Tamini Square dari jam 6-8 malam. Nggak usah tanya yang lain dateng atau nggak. Lo tanya aja sama hati lo.'
Lo tau ga? 3th setelah SMS itu muncul di inbox gue, gue slalu ada di sana setiap tahunnya dan gue nggak pernah tau, apakah yang gue lakuin itu sia2 atau memang udah seharusnya begitu. Dan tahun ini pun sepertinya akan kembali seperti itu..

Sabda Pendita Ratu (sebut saja seperti itu) :
Ya itu kurang lebih 4 tahun yang lalu kan? trus kalau tiap tahun nggak pernah dateng bukan berarti nggak ada di hati dan seinget gue itu bukan agenda tahunan. And sometimes somethings happen then and you can't choose. It can make you mature then now.
Maaf kalau ada kata2 yang dulu dan sekarang buat semua jadi gini. Gue cuma mau semua kembali natural. Lo merasa gue harus tanggung jawab?
Tahun itu gue cuma pengen kita kumpul, nggak tau kalau persepsi lo beda. Tapi banyak yang udah terjadi yang ngebuat semua jadi beda. Bukan berarti GA BERARTI tapi mungkin memang beda cara memandang. Begitulah cara gue SAAT itu, berpikir memang akan sulit ketemu lagi. Bukan untuk apa2, bukan juga untuk perpisahan slamanya cuma melepas teman yang merantau sekaligus melepas kangen setelah lama nggak kumpul. Menurut gue sekarang kita punya cara masing2 untuk menyayangi orang lain, nggak ada yang salah. Dan setiap orang punya prioritas atas hidupnya. Sekali lagi bukan NGGAK SAYANG, tapi ada alasan dibalik semua itu.

Gue:
Yang gue inget ada janji disana.. Untuk ada disana di hari yang sama.. Tapi kalau memang ternyata buat lo nggak ada yaudah.. Gue berenti di tahun ini..

Sabda Pendita Ratu (kembali sebut saja seperti itu) :
Kalau itu memang dari gue, ok maaf dan gue ralat.. Semoga bisa memulai lagi semua dari awal..
Memang nggak bisa ilang tapi setidaknya buka chapter baru, itu pun kalau masih mau..

Gue :
Semua jadi natural. Natural macem apa deh yang lo maksud? Apa alasanna? Dan kenapa harus chapter baru? Apa yang harus dimulai dari awal?

Sabda Pendita Ratu (sekali lagi, sebut saja seperti itu karena gue nggak kepikiran nama lain ;p) :
Mungkin kita memang nggak akan pernah ngerti 1 sama lain kalau jalan dan pikiran kita beda. Gue tau lo kecewa tapi keadaan yang buat gue berpikir kayak gini. Gini deh, yang gue tau sekarang apa yang gue jalanin saat ini. Sebenernya gue nggak mau bilang ini tapi harus.
Sekarang gue cuma pengen buat hidup gue sendiri tenang, bahagia bareng orang2 yang gue sayang tapi nggak dengan hidup seperti cara lo. Kalau memang kita temenan, sahabat atau apalah itu yaudah jalanin aja. Gue rasa saling berbagi lebih penting saat ini.
Jahat? Ya mungkin lo pikir gue gitu. Tapi gue nggak maksud nyakitin siapa pun. Yang gue tau, gue harus terus jalanin hidup ini buat gue, keluarga gue dan semua. Sekali lagi maaf tapi masalah pribadi yang gue hadepin mungkin jauh lebih prioritas.

Gue :
Ohhh oke.. Kalau lo emang lebih nyaman kayak gitu ya silahkan..
Jalanna memang udah beda ko. Ya dijalanin masing2 aja..

Sabda Pendita Ratu:
Kenapa sih kita nggak bisa jalan bareng2? ya kayak biasa aja.
Emang lo maunya gimana sih?

Gue :
Kayak biasa? memang yang biasa kayak gimana?
Gue bahkan nggak tau kita itu kayak apa. Yang gue tau ya kayak ginilah kita.
Kayak yang gue tau, kayak yang lo bilang daritadi.. Jalanin aja apa yang menurut kita baek.
Toh masing2 dari kita juga nggak tau apa yang paling baik untukuk masing2 dari kita kan?
Kalau lo tanya mau gue kayak apa? Gue udah nggak mau apa2.

Sabda Pendita Ratu :
Yaudah..


Itu kira-kira bunyi SMS di pagi hari..
Hari dimana gue dapet mimpi buruk setelah bangun tidur (emang bisa? Bisa! Itu yang lo baca diatas adalah mimpi buruk gue! hehe). Paling nggak beberapa jam setelah conversation itu berlangsung, sumpah! Kepala gue sakit banget! Pengen gitu gue tidur dan gue putuskan untuk ngampus yang berarti gue pasti bakal tidur di kampus. Disanalah jawaban dari semuanya menjadi semakin jelas! Dan gue berterimakasih untuk semua yang –gue yakin mereka nggak sadar kalau tanpa sadar mereka- udah menyelamatkan gue! Agak berlebihan memang, tapi kalau lo ngerasain sendiri.. itu kepala sakitnya amit-amit deh.

Malamnya gue mikir. Dengan suasana hati yang jauh lebih enak dan isi kepala yang masih rada kopong tapi paling nggak adem ayem. Dan beberapa menit sebelum tanggal 27 berakhir, gue mengirimkan ini dalam 3 part sebagai bentuk penjelasan dan akhir percakapan.


Gue :
Mmm.. Tentang SMS yang pagi tadi, gue harap lo nggak mikir kalau saat itu gue menjadi sesorang yang sedang marah bahkan kecewa. Mungkin juga lo ngerasa nggak nyaman tapi gue cuma mau ngelurusin. Iya, gue kecewa tapi gue udah prepare untuk itu jauh sebelum SMS itu ada dan bahkan mungkin udah terlalu terbiasa dengan situasi seperti itu. Banyak hal yang akhirnya buat kita punya banyak sudut pandang yang beda. Prioritas yang beda sampe akhirnya cara kita untuk mengambil keputusan pun beda. Gue hargai itu.
Gue pun nggak berhak untuk minta apa2 sama lo, karna toh slama ini gue nggak pernah ngasi apa2 sama lo. Gue nggak tau gimana lo ngejalani hidup lo, gue nggak ada saat mungkin lo butuh, dan memang udah terlalu banyak momen yang kelewat begitu aja tanpa sempat kita berbagi.

Mungkin apa yang terjadi setiap tahunnya di hari ini adalah salah1 bentuk kekanakan gue dan gue cuma pengen lo tau. Sekedar tau, lo mau terima atau nggak, nggak masalah. Gue cuma mau berbagi.
Saet itu gue mikir, dalam 365 hari gue nggak pernah bisa ngejanjiin untuk ada dan hari ini gue anggap sebagai hari gue 'ada' untuk si Red, Pink, Blue, Yellow, Green (sori mamen!! Gue nggak bisa sebut merek. hahaha) . Cuma hari ini, yang sejak 9th yang lalu jadi hari yang bener2 gue tunggu. Haha ya, wajar kalau lo anggap ini childish. Hari ini memang bukan prioritas hidup gue tapi apa salahnya 1 hari dari 364 hari lainnya yang gue habisin untuk sibuk dengan yang lain, gue sempetin untuk ketemu. Tapi slama 4th yang gue liat cuma Green (bodo deh lo pada penasaran tapi beneran jari gue nggak bisa ngetik merek). Fine, awalnya berat tapi makin kesini dan setelah gue dapet jawabannya dari lo tadi pagi. I'm okay.
Stiap tahun gue minta sama Allah-na untuk ngedatengin paling nggak 3orang aja dan nggak skalipun dikasi. Dan salah seorang temen gue pernah bilang (nyem.. ternyata setelah gue konfirmasi, kata-kata gue nggak sama ama temen gue. Beda-beda dikitlah.. intinya mah sama aja)
'Kalau lo udah minta dan berdoa ama Allah tapi nggak dikasi2, itu artinya Allah minta elo untuk BERHENTI'
Itu kenapa hari ini gue mutusin untuk berhenti dan kembali ke jalan gue (jalan gue yang lebih lurus pastinyaaaa… eaaaa..).

Dan bukannya nggak bisa jalan bareng2 atau gimana tapi baiknya ya memang gini2 aja. Karna jujur, gue pun bingung harus mulai darimana. Lo punya cara sndiri untuk meng-keep sesuatu yang lo sayang dan berarti buat lo. Begitu juga dengan gue. Semoga elo, gue dan yang lain bisa baik2 aja dijalannya masing2. Itu aja kok..
Sori ini SMS panjang banget.. Gue cuma mau sharing aja sedikit tentang apa yang ada di kepala gue.
Maaf kalau tadi pagi ujungnya nggak enak, and now, setelah gue punya lebih banyak waktu untuk mikir. Gue ikhlas kok.. Ngelepasin apa yang mungkin seharusna udah sejak lama gue lepas.
Doain aja gue nggak relapse untuk ngarep2 elo -KITA- lagi..hehe
Gitu aja deh.. Ngantuk gue..
Nite,..


Oke, guys.. seperti itulah akhir kisah yang –pernah- tak berujung itu. Nggak ada yang nggak ada akhirnya, karna pada kenyataannya semua cerita pasti ada akhirnya.
Bohong banget kata-kata.. ‘yang aku mau hanya ada awal tanpa akhir’..
Quotes itu kuat banget dan sempet jadi favorit gue. Tapi sayang itu nggak mungkin.
Nggak ada yang kekal.
Sama halnya dengan cerita di atas. Sesuatu yang pernah gue anggap sebagai yang terindah, terbaik, terhebat, terkeren, terdahsyat dan ter-lainnya. Toh kenyataannya berubah.
You are the best I ever had…
Sesuatu yang pernah menjadi yang terbaik. Dulu..
Bukan saat ini. Karna –layaknya roda yang berputar- saat ini ada hal lain yang jauh lebih baik, lebih indah, lebih hebat, lebih keren, lebih dahsyat dan lebih lainnya yang datang dalam hidup gue dan memberi warna lebih dari sekedar Red, Pink, Blue, Yellow, Green. Ada begitu banyak warna.
Mungkin mereka nggak akan hilang seluruhnya, seenggaknya masih ada yang bisa gue pertahankan walaupun itu nggak utuh. Tapi satu hal yang pasti, jawaban itu sudah ada dan gue melepasnya. Menyimpannya di tempat yang sepantasnya berada.

Tuhan tau, tapi menunggu..

Menunggu gue berhenti kali yaaa.. karna Tuhan tau ada begitu banyak hal yang udah Tuhan kasih dan jauh lebih baik dari apa yang disebut dengan masa lalu.
Saat ini, gue dikelilingi orang-orang yang baik, yang hebat, yang kuat, yang bisa bikin gue ketawa disaat gue sendiri lupa gimana cara ketawa. Dan yang paling penting.. Gue dikelilingi guru-guru berjalan yang selalu ngajarin gue tanpa pernah membuat gue ngerasa ‘kecil’.

Terima Kasih :)

Friendship

1-Sahabat itu ada disaat seneng juga disaat susah. Ini terdengar SANGAT klise, tapi bener lho! #friendship
2-Kalau pun nggak bisa untuk selalu ada, paling gak, kita tau pada saat sahabat kita kenapa-napa.. #friendship
3-Waktu itu bukan jaminan untuk kita bisa mengenal sahabat kita, karna waktu itu gak 'mutlak'. Apapun bisa berubah dalam hitungan detik #friendship
4- #friendship adalah sesuatu yang memiliki harga, makna juga rasa tapi gak banyak yang ngerti kalau dia juga memiliki BANYAK dunia
5-Satu kata terindah dalam #friendship adalah KITA =D
6-#friendship itu ibarat rumah. Kita nggak bisa ngebangunnya menjadi bangunan yang kokoh kalau pondasinya masih rapuh.
7-Sehebat apapun kita menghindar dan mencari sarang lain, tapi jika kita udah terlanjur memberi hati, kita akan sulit untuk mencari tempat yang lebih indah #friendship
8-Persahabatan kita ada rahasia? Itu wajar. Kalau kebanyakan rahasia?? Tunggu tanggal mainnya aja untuk porakporanda ;p #friendship
9-Sangat tidak nyaman jika #friendship dianalogikan seperti tembok bata dan dinding kaca
10-Entah kpn dan dengan apa, slalu ada 'tangan ketiga' yang menjadikan kita 'ada'. Mereka datang disaat yang tak terduga dengan cara yang tak pernah kita kira #friendship
11-#friendship sama #friendshit itu beda tipis.. P-q-r-s-T #deketan. Kayak jempol ketemu kelingking. Masih dalam satu genggaman.
12-Karna itu makana kebanyakan org 'bego' lebih milih pacar drpd sahabat. Dan kebanyakan orang 'baik' bakalan tetep 'ada' walaupun udah di'bego'in. Yang tetep ada ini yang mananya #friendship
13-Yang namanya sahabat itu pasti akan berusaha untuk nepatin janji.. Bukan malah bikin sahabatnya jadi 'Hachiko'.. #friendship
14-Kalau memang nggak bisa nepatin janji, bilang, 'Maaf, saya nggak bisa..' Bukan milih diam terus pergi, tapi nantinya balik-balik lagi.. #friendship
15-Tau nggak rasanya kayak apa? Kayak lagi main layangan.. Tarik-ulur.. Main layangan yuk kalau gitu.. Biar nasibnya ditentuin pake benang galasan aja.. ;p #friendship
16-Percaya ga? Yang namana sahabat kalau jrg ketemu apalagi gak ada interaksi, rasa persahabatan itu bisa pudar. Sama kayak orang pacaran #friendship
17-Gue percaya.. Tapi.. Gak ada yang sempurna di dunia ini, begitu juga dengan yang namanya persahabatan #friendship
18-Indah, jika dirawat dengan sayang. Kuat, jika dipertahankan. Namun menjerumuskan jika terlalu banyak 'mengorbankan' #friendship
19-Semua tergantung kita. Yang menjalani.. Yang menghargai.. Dan yang menganggap persahabatan itu 'ada' #friendship
Harusnya gue bisa dan dengan mudahnya mengcopas apa yang udah gue tulis di hape untuk ngelanjutin itu sampai ke pada poin keduapuluhtujuh. Tapi kenyataannya gue berhenti. Karna gue udah dapat apa jawaban dari semua pencarian, keikhlasan dan ketakutan ini.

Friday, May 20, 2011

#1

Ketika aku mencoba untuk menoleh ke belakang, saat itu aku tau, aku telah memiliki sesuatu yang membuatku bertahan..

Dear, You!

Taukah kamu?
Seandainya kamu dapat meraba retaknya, mungkin kamu akan mencari serpihannya
Memunggutnya dan mengutuhkannya seperti sedia kala
Sayangnya sudah sejak lama aku menganggapmu buta
Bahkan sejak aku masih buta dan belum terpikir untuk bertanya

‘Kamu buta..’
Kalau saja kamu melihat saat aku mengatakan, ‘Kamu buta..’
Mungkin kamu akan tertawa, atau malah mengajakku berdebat dalam kata-kata
AKU-TIDAK-PEDULI.. ;p

Kamu memang buta..
Dan aku lupa sejak kapan kamu buta
Karna tlah begitu lama kamu mendarmakan hatimu untuk mereka yang tidak nyata
Untuk mereka yang akhirnya membuatmu bermain mata
Terserah kamulah
Aku hanya ingin mengatakan, ‘kamu itu mimpi yang paling sempurna sekaligus kotak Pandora yang membuatku mati...
Mati rasa..’

Karna pada akhirnya waktu bicara
Mengajakku bercanda dalam permainan dunia
Ya, kamu harus tau kalau akhirnya aku ikut bermain didalamnya
Begitu lama..
Penuh canda tapi sangat minim dalam cinta
Memojokkanku untuk menangisi ‘apa?’ yang mendadak membabi buta
Aku tidak memintamu untuk membuka mata
Karna aku tau, selain kamu itu buta, kamu juga tak tampak nyata
Dan seringkali aku –agak- terpaksa menganggapmu tiada

Hmm..
Seandainya kamu tau rasanya, mungkin kamu akan membuatku berhenti bertanya
Tentang apa itu rasa
Tentang siapa itu kamu
Tentang siapa itu aku
Tentang ‘apa?’ itu kita
Tentang semua yang masih menjadi ‘?’

Wednesday, May 18, 2011

Malaikatku.. Surgaku..

Dinihari ini, gue mau cerita tentang nyokap gue. Nggak tau apa karna gue lagi PMS atau gue emang lagi dapet hidayah. Haha gue jadi mikir antara PMS sama dapet hidayah itu beda tipis kayaknya. Gue ngerasa jadi anak yang useless banget malem ini. Yahh walaupun sebenernya gue udah useless dari kapantao kali.

Buat gue, nyokap gue adalah nyokap yang paling sempurna yang pernah Allah kasih ke gue -gue yakin semua anak juga bakal bilang gitu-. Gue juga yakin belom tentu ada nyokap lain yang mau berbesar hati, jiwa dan raga menerima difficult child macem gue yang kerjaannya bangun siang terus bangun-bangun langsung ngadu laper ke nyokap dan ngejogrog di depan TV sambil ngemil gorengan -pantes aja perut gue bentuknya angka 3 kalo dari samping-. Ck, yang tadi bukan bentuk kedifficultan gue tapi lumayan bikin nyokap nyap-nyap tiap hari.

Nyokap gue itu.. Mmm gue mulai dari mana ya? *mikir
Nyokap gue itu kayaknya campuran cerdas dan beruntung. Kenapa gue bisa bilang gitu? Soalnya nyokap gue sekarang mau jadi Doktor bukan dokter. Dan nyokap gue nyelesein S1-S3nya seluruhnya di PTN dimana S1 diselesaikan di Univ. Udayana-Denpasar, S2 di Univ. Indonesia-Depok dan S3nya di Institut Pertanian Bogor. Dan dua gelarnya yang terakhir didapat melalui jalur beasiswa.

Sedangkan gue??
Lulus SMA aja terseok-seok. Gue anak IPA dengan nilai kelulusan lima koma sekian pada mata pelajaran fisika, kimia dan TIK (teori). Apa gak kurang salju tuh gue??
Gue dapet PTN disaat-saat terakhir dimana IPB, UNDIP, UNBRAW, STT TELKOM, STAN udah ngedepak PMDK dan ujian mandiri gue. Lewat SPMB, gue lulus di Udayana dan lewat mandiri gue dapet di kampus gue sekarang. Psikologi UIN SyaHid. Semoga keberuntungan nyokap gue nyiprat dikit-dikit ke gue deh. Kali aja mendadak skripsi gue kelar bulan Agustus terus dapet beasiswa buat lanjutin sekolah, who knows??

Nyokap gue tuh wonder woman. Rajin banget! Contohnya aja tadi sekitar pukul 01.10 saat gue masi nonton TV eh nyokap keluar dari kamar. Gue kira udah bobok nggak taunya masih aja ngerjain desertasinya. Mana ntar pagi jalan ke Bogor. Mana mesti ngurusin rumah, ngurus bokap, gue dan 2 adek gue. Hadooohhh.. Gue aja nggak bakal sanggup ngerjain kayak begituan macem nyokap gue. Gue jadi mikir, nanti kalo gue udah merit dan punya anak apa gue bisa kayak nyokap?
Gila aja yaaa.. Gue jarang banget kelaperan di rumah. Pasti pagi udah ada aja yang bisa gue makan. Gue sering banget bangun siang. Disuru nyuci baju males, cuci piring sama aja, seterika baju apalagi -intinya males semua-.. Dan nyokap bisa nyelesein semua itu. Gue amit-amit banget deh jadi anak. Yahhh sekarang sih pelan-pelan gue berusaha ngerubah.

Ada banyak hal yang bikin gue menye parah kalo inget nyokap. Nyokap rela tuh ninggalin keluarga besarnya buat ngintilin bokap -emang harus kali ye? Tapi itu tanda nyokap gue setia-. Nyokap gue nggak pernah ngeluh. Nyokap kuat banget. Sampe ada part yang bikin gue udah nyaris 'habis' -gue gak suka nyeritain bagian itu, ntar di Padang Mahsyar juga lo semua bakal tau kayak apa hebatnya nyokap gue-, nyokap gue masih aja ngadepinnya dengan ketawa-tawa.

Ahhh sakit jiwa!!!
Kadang gue ngerasa udah capek banget sama situasi yang gini-gini aja. Sama keadaan yang gak ada berubah-berubahnya. Sama kenyataan yang ngebuat gue pengen lari dan sembunyi. Capeklah intinya. Tapi nyokap bikin gue nggak ngelakuin itu. Nyokap selalu punya cara untuk buat gue patuh tanpa ngerasa terpaksa. Nyokap itu nyontohinnya pake aksi bukan gerak bibir yang gak berenti-berenti.
Allah.. Udah dong.. Udah yaaa.. Sampe sini aja.. Angkat semua bebannya.. *plisssss
Dan layaknya makhluk Allah dan seorang manusia biasa, nyokap pasti juga ada kekurangannya tapi buat gue itu semua nothing. Bener-bener nggak sebanding dengan apa yang udah nyokap kasih.

Huff.. Ini tulisan gue teramat sangat biasa untuk menggambarkan nyokap gue yang sangat luar biasa.

Makasih Ya Allah udah menitipkan saya pada Bunda sesempurna beliau..
Saya mungkin bukan anak yang baik dan sama sekali jauh dari sempurna, tapi paling nggak untuk yang ini, doa saya malam ini mohon dikabulkan Ya Allah..
Jaga Ibu yaaa.. Bahagiain Ibu..
Paling nggak Ijinkan aish memberikan cintaMu lewat tangan kecilku..
Just for my Buns..
Kakak sayang Ibu.. ;*

Sunday, May 15, 2011

How are u, Theo??

Ahhh.. Gue bingung apa yang harus gue lakukan untuk merawat si Theo -skripsi gue-. Doping 1 dengan asiknya mencorat-coret bab1-3 gue. Mamam.. Itu gue nelangsa banget ngeliatnya. Mendadak bingung mau diapain itu si Theo.

Dari doping 1, gue nemuin doping 2 gue. Dan gue dapati pendapat yang berbeda. Beliau berkata, 'Buat saya bab1-3 kamu nggak ada masalah. Saya justru ingin minta kamu untuk membuat skala atau mencari skala untuk diadaptasi.'

Nah lho!
Dua-duanya tetep bikin pusing.. Tengiwing-ngiwing..haha
Yap! Gue emang belom sepenuh hati merawat si Theo..
Gue baru sekedar hunting jurnal. Minggu depan gue berencana survey ke beberapa tempat yang menjadi link gue mencari relawan tentunya. Tadi sih sempet ngobrol sama Adhut dan minta tolong dikenalin sama temen-temennya yang relawan..

Semangat!!
Ayo, Theo.. Kita harus semangat!! Haha

Saturday, May 14, 2011

After 15 Days

Hari ini gue seharian di BSD. Kalo pas pertama ke BSD gue turun di depan Giant terus nunggu si Mbip jemput, hari ini gue turut di depan KFC (BSD Square) ehh belom ampe masuk tiba-tiba si Mbip dan tunggangannya si Scoopy rasa moka yang dikasi nama Neng Demplon (ND) muncul. Akhirnya barengan deh kita masuk ke KFCnya.

Namanya juga KFC-an ya kita bermakan deh disana. Dari jam 09.47 sampai 1 jam 45 menit berikutnyalah. Habis itu kita ngacir ke BSD Plaza. Yang tadinya gue pikir itu BSD antimacet eh ternyata gak ada bedanya ama Jakarta. Macet euy!! Mana si Mbip pake ngeledek-ledek motornya berat gara-gara ngebonceng gue.. Ckck

Dan gak lama sampailah kita di depan BSD Plaza dan kayaknya si Laras alias Mbip ini bener-bener konyol.. Masa dia gak tau dimana tempat parkir dan setelah ada yang masukin motor baru deh diikutin sampe di tempat parkir.

Dan emang niat kita mau nonton ya langsung aja deh ke XXInya.. Dan hal pertama yang bikin gue cengo adalah pada saat gue liat list film di tempat itu. Now showingnya ada 4 film.. Ada Purple Love, Passenger, gue lupa apaan yang di studio 3 sama The Next Three Days.. Ahhh gilak!! Selain Purple Love, itu film adalah film yang -kalo gak salah- ada di bioskop udah dari 3-4 bulan yang lalu dan udah ditarik sekitar 2-3 bulan lalu. Gimana gue nggak inget kalo gue mupeng banget mau nonton salah satu dari 3 film luar itu tapi gak jadi karna udah keburu ditarik. Dan gue makin pongo pas liat jadwal coming soon. Ada Drive Angry, gue lupa satu lagi apa dan blablabla samurai. Ahhh parah!! Itu Drive Angry masih COMING SOON!!??? Padahal gue udah nonton itu sekitar 2 bulan yang lalu dan yang blablaba samurai itu nyaris gue tonton sebulan lalu. Wew.. Lama juga ya peredaran film luar di XXI tsb. Tapi toh akhirnya kita nonton Passenger.

Sebelumnya gue sempet solat dulu di lantai yang sama dengan XXI.. Cuma naik tangga aja lagi dikit. Itu nyari musola sampe turun ke lantai dasar dan balik lagi ke lantai atas.. (--''). Dan pas nanya ama security, gue baru sadar kalo BSD Plaza itu mungil banget!! Lebih mungil dari KJI coy!! Cuma bedanya KJI nggak ada XXI.

Abis solat ya saatnya nonton. Ini film bagus sebenernya tapi gue sama Mbip bingung sebenernya apa yang jadi ending ceritanya. Haha kacrut! Tapi beneran bingung gue sama jalan ceritanya.

Abis nonton kita ngacir ke toilet. Dan karna si Mbip mau nyari buku, -tanpa curiga- ya gue masuk ke TGA. Eh, disana gue ngiler sama Conan Vol.61. Nyeeeehhh dalam waktu dekat bakal gue beli..

Dari TGA, kita pindah ke lantai dasar. Mbip mau beliin adeknya ayam KFC ya kebetulan deh, gue juga lagi pengen sundae. Habis Mbipnya antre dan ngebawa pesenan. Dia pamit mau cari sinyal buat sms nyokapnya. Gue sempet nawarin untuk pake hape gue aja. Tadinya Mbip iyaiya aja eh nggak lama berubah pikiran. Dia nggak jadi pinjem hape gue dan ngacir ninggalin gue sendirian di KFC.

Awalnya gue tenang aja soalnya masi ngeliat dia, eh baru gue tinggal bentar melototin hape,itu anak ilang!! Nyeeehhhh gw sms deh itu orang dan.. Pending!!grrr
Akhirnya gue pasrah deh..

Nggak lama dia muncul dan langsung duduk di depan gue sambil makanin sundae. Ehhh.. Nggak lama si Maul muncul sambil bawa J.Co yang ada lilin yang menyala-nyala sambil nyanyi Happy Birthday!

Asli, gue cengo! Mana abege disebelah kita pada ngelirikin. Sampe itu J.Co ditaroh di depan muka gue, gue masi spicles. Mereka nyuruh tiup lilin juga gue masi cengo bego gitu muka gue walau akhirnya gue tiup lilin juga bak Putri Salju dari Kerajaan Matahari Terbit..haha

Sumpah! Mana kepikiran gue dikasi beginian. Mana udah lewat 15 hari dari hari H. Tapi tetep aja gue girang!haha
Kayak yang pernah gue bilang, gue suka dikadoin dan apa yang mereka lakuin itu kado buat gue ;D
Abis itu kita makanin deh J.Conya sambil ngobrol-ngobrol dan poto-poto. Gue baru tau mereka udah ngerencanain macem-macem sebelom ada hari ini.

Berawal dari Maul yang nggak enak ama gue yang menurut pengakuannya dia nggak ngasih sesuatu pas gue ultah dan ngucapin begitu doang -menurut maul lho, gue sih nggak ngerasa gitu- ke gue. Sebenernya mah gue maklum aja coz pas ultah gue itu anak kan lagi presentasi laporan KKL. Nah dari situ, Maul dan Mbip niat bikinin kue dan mau ke rumah gue pas Sabtu depannya. Tapi eng-ing-eng! Itu pas Psychoceleb dan otomatis gue ada di kampus. Gagal deh itu rencana. Terus berlanjut harinya dimajuin jadi pas banget seminggu setelah gue ultah. Katanya mereka udah fix mau beli kue aja, udah nentuin mau jalan pake ND dan udah nanya alamat rumah gue ke Babe atau Ridwan dan mentok-mentok tanya ke pacarnya Acid alias Adhut yang nggak laen sohib gue dari jaman Belanda. Tapi ternyata gagal karna pada hari H, ternyata muka gue yang sangat unyu dan sama sekali tidak nampak berumur 22 tahun ini mendadak muncul di kampus. Gagal lagi deh rencananya. Dan mereka memutuskan gak lagi berniat ke rumah gue karna nggak enak sama bonyok gue ngasih surprise yang telat banget =p.. Sampe akhirnya kejadiannya kayak tadi. Katanya itu baru direncanain semalem karna gue mandadak juga ada rencana BSDan. Langsung aja deh direalisasiin sama mereka. Itu juga Mbip sempet panik soalnya hilang kontak sama si Maul dan terpaksa mengulur waktu sampe ngajak gue masuk TGA. Hwaaa.. Unyu sekali 2 buncit itu..haha

Sekitar jam empat, mereka nganterin gue ke halte. Waktunya pulang..

I'm happy today =)
Terima kasih ya Larassofi Iqlima dan Maulida Disa Pratiwi ;*

PS.
Nggak bener-bener bahagia sih hari ini, ada juga sedihnya.. Tapi itu sama sekali nggak mengurangi seneng gue. Karna apa yang bikin gue sedih adalah karna kesalahan gue sendiri dan itu pun -semoga- telah terselesaikan dengan baik.. =)

Wednesday, May 4, 2011

Deg-degan

Tadi pagi rada-rada degdegan abis bimbingan pertama ama pak Mujib..
Nyeeeeehhhh gatau juga apa yang mau gue ceritain.. Udah deg-degan dan bingung mau ngapain pas bimbingan..

Ehhh gataunya begitu doang.. Haha gara-gara masi pertama-tama juga kali makanya agak berodong. Ternyata gue cuma nyerahin semprop gue. Udah gitu disuru ngespesifikin subjek gue. Slain itu belum ada kabar berita. Semprop gue mau dibaca dulu. Habis itu baru deh dikasih pencerahan setelah bapaknya ngebaca bab1-3 gue. Moga aja ga banyak revisi deh..

Dan akibatnya gue nggak tau mau ngapain di kampus. Gajeeeeeee!!!
Mau balik aja apa.. Nyenyenye..

Saturday, April 30, 2011

Happy Birthday to Me

Udah 22 tahun aja umur gue. Tua yeee.. *puas lolopada yang demen banget ngatain gue TUA!!! Haha.. Mau gimana juga gue nggak akan bisa lari dari kenyataan kalo sekarang ini umur gue udah 22 tahun satu hari. Kalo dalam fase perkembangan udah dipatenkan berada dalam tahapan perkembangan dewasa awal dimana saat itu mulai deh kepikiran yang namanya masa depan, menikah, bikin anak *bah!, kerja, dan hal-hal yang cukup rumit lainnya. Sori-sori-sori jek! Gue udah lupa sama makul Psi. Perkembangan II jaman semester lampau itu jadi ya pasti lupa juga sama apa aja tugas-tugas di fase perkembangan. Ntar gue cekidot deh ke gugel apa aja tugas perkembangannya. Eh bentar deh,. Gue cabut dulu ngubek-ngubek foldernya Bloewy. Kali aja nemu itu tugas perkembangan. Bentar yaaaa.. *wuuuuuussssshhhh.. Dan ternyata tidak ada sodara-sodara..
*penonton kecewa =p

Eniwei, gue berada dalam tulisan ini bukan untuk ngebahas apa aja tugas perkembangan gue paling nggak sampai beberapa tahun ke depan sebelum gue memasuki dewasa madya. Gue menulis disini untuk sekedar napak tilas atas apa yang terjadi di setiap tanggal 29 April sepanjang gue membuka mata.

29 April 1989
Ini udah pasti jadi hari hidup mati Bunda gue-lah. Hari dimana Bunda gue ngelahirin gue sendirian karna Ayah masih otw dari Dili menuju Bali (You’re wonder woman, Buns!!). Gue lupa-lupa inget, proses gue lahir itu lama dan susah atau nggak. Cuma kalo menilik kepribadian gue yang super duper unik ini (baca: difficult), pasti gue sulit dilahirkan dan memakan waktu yang lama. Hari dimana gue diazanin dan diqomatin. Hari dimana gue nangis dan ngelihat dunia yang semakin menua ini untuk pertama kalinya -gaya banget bahasa gue-.

29 April 1990-1991
Sumpah gue sama sekali nggak inget apa yang terjadi di tanggal ini.. hahaha

29 April 1992
Gue ngerayain ulang tahun gue yang ke-4 di Bali tepatnya di Kayu Mas, kompleks rumah gue. Kalo lo ke Bali, Lolopada nggak bakal nemuin lagi itu kompleks perumahan. Karena sebelum umur gue beranjak ke angka lima, kompleks itu dikosongkan dan sempat jadi hutan ilalang, -mana persis di sebelah kompleks itu adalah areal pekuburan yang maha besar- terus direnovasi jadi kayak area pasar malem, sempat juga jadi tempat pagelaran bazar-bazar gitu deh, gue nggak gitu tau. Yaelah, ini napa gue bahas Kayu Mas. Gue mau nyeritain ulang tahun gue yang ke-4 ini. Sampe gue bela-belain buka album foto cuyyy..haha

Ulang tahun gue ini mengundang anak-anak seumuran gue –pastinya, masa gue ngundang oom2 (-.-)- yang ada di sekitar rumah dan sekitar komplek perumahan Mbah gue secara gue kan anak titipan, tiap Bunda ngajar, gue pasti di titipin ke Mbah. Mereka pada dateng jam 4 sore, kayak gitu kan ya yang biasa ada di undangan anak bocah plus tulisan TIADA KESAN TANPA KEHADIRANMU. Tapi gue sama skali nggak inget gimana bentuk undangan ulang tahun gue. Di ulang tahun gue itu berdatanganlah belasan temen-temen gue disertai bimbingan orang tua dengan kado yang mereka bawa. Ahhh gilak! Gue paling suka dikasih kado, men!!
Pas ulang tahun gue itu, gue pake terusan pendek warna putih berenda-renda gitu. Pake anting yang bentuknya kayak Kaio Shin (kalo lo nggak suka baca komik Dragon Ball, gue nggak yakin lo gak ngerti bentuk antingnya), terus pake bedak dan rambut disisir belah pinggir dengan poni yang menutupi jidat gue yang emang seluas lapangan golf. Nah, ditengah-tengah ruang tanu gue yang penuh tamu undangan itu, ada sebuah meja bambu berbentuk persegi panjang yang nyaris bujur sangkar dengan taplak *entah itu kain apa* dam sebuah kue tart dengan lilin berangka 4 berwarna merah putih!! (lo kebayanglah…). Dan gelinya, itu kue gue bukannya gambar Power Rangers, Jiban, Ksatria Baja Hitam atau Jiraiya, tapi itu kue kotak berkrim dominan putih dan permukaannya berwarna warni dengan kembang gula berbentuk bunga. BUNGA ya tolong!!! Mana warnanya lumayan ngepink gitu. Alamak!!! Dan layaknya ritual ulang tahun pasti ada nyanyi lagu Selamat Ulang Tahun, potong kue dan bagi-bagi kue. Yahhh seperti itulah ulang tahun gue. Nggak jauh berbeda. Nah giliran waktunya nyanyi-nyanyi nih, gue nggak bakalan mau nyanyi sendirian. Pasti maunya nyanyi ramean gitu. Itu juga angot-angotan.

Oh iya, momen terbaiknya di ultah gue ini, -kata Bunda- Nduty yang waktu itu umurnya belum 2 tahun dan lagi belajar jalan mendadak berdiri dan joget-joget sambil ketawa-tawa pas ulang tahun gue. Hwaaaa fotonya sumpah unyu banget!!! Jangan Tanya deh sekarang dia kayak apa.. kayak Raksasa!! Hehe

29 April 1993
Ulang tahun gue yang ke-5 ini dirayakan di kompleks perumahan gue yang baru di Jl. Kapten Japa Asrama Hyang Batu K10/2 Denpasar. Hahaha ingatan gue bagus kan?? Ya iyalah! Salah satu impian terbesar gue adalah membeli lagi rumah itu dan gue tinggalin deh. Bodo amat biar dikata itu rumah hantunya maha banyak. Stop it, Ish! Lanjut ke ultah gue yaaa…

Insiden kecil sebelum ultah gue berlangsung adalah gue ngambek dan nggak mau keluar pas acara ultahnya udah mau mulai. Alasannya –setelah gue ingat-ingat dan berpikir keras sampai otak gue berasap *lebay*- karena Bunda nyuruh gue pake kalung dan gue ogah make itu kalung dan karena dipaksa terus akhirnya gue ngambek. Hahaha.. I’m difficult, right? Gue sempet duduk ngegelosor di pojokan ruang tamu sambil cemberut aja. Gue lupa apa yang buat gue girang lagi yang pasti itu acara jalan aja.

Di ultah gue ini gue make terusan pendek bergaya sailor gitu warnanya merah dengan garis-garis putih. Tuh tanda gue udah nasionalis dari kecil kan? Hahaha.. dan lucunya topi ulangtahun gue itu hasil kerajinan tangan dan kesenian dari Bunda dan tante-tante gue lho! Nah berbeda dengan ultah gue di tahun sebelumnya, tahun ini gue tumpengan lho sodara-sodara –berasa mau jadi perangkat desa aja-. Gue potong dah itu puncak tumpengnya dan nggak inget *blank* hahaha

29 April 1994-1998
Gue nggak inget apa moment apa di ultah gue. Yang gue tau nggak dirayain lagi *gantian sama adek gue* tapi gue masih ultah di Denpasar.

29 April 1998-2000
Hmmm gue juga nggak inget kayak apa ultah gue. Pastinya dapet kado, dapet duit dan gue nggak lagi ada di denpasar, tapi udah hijrah ke ibukota nan bengis dan kejam ini, Jakarta (-____-)

29 April 2001
Hahaha kalo inget tahun ini mah gue geli sendiri. Ini jaman gue masi kelas 6 SD. Dua tahun sebelumnya gue belom gitu deket sama temen-temen gue. Jaman dulu sampe sekarang malah, yang namanya tradisi nyeplokin orang yang ultah kayaknya nggak bakalan mati deh.
Sumpah! Kalo ada temen gue ngelakuin hal ini ama temen gue yang Lain, gue nggak pernah ikutan. Lo pernah denger kan pepatah atau apa kek itu namanya yang intinya ‘Perlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan’. Gue hanya menerapkan hal itu karena emang gue nggak suka digituin dan gue nggak suka kotor-kotoran begitu. Nah, temen-temen esde gue kayaknya nggak peduli sama prinsip gue itu dan pada penasaran kan mau nyeplokin gue pake telor, tepung dan barang-barang menjijikkan lainnya. Anjrit! Seharian gue udah deg-degan aja itu di kelas, secara ntar balik-balik alamat gue jadi adonan. Bah! Gue udah siap-siap ngibrit aja deh walaupun gue tau hanya mukjizat Tuhan yang bisa menyelamatkan gue. Dan mukjizat itu datang.. *Allah sayang banget dah sama gue yang berkelakuan baik ini* hahaha

Pas jam terakhir kira-kira 15 menit sebelum jam pulang, wali kelas gue mendadak ngasih kuis -anggap aja istilahnya gitu ya-. Siapa yang bisa jawab duluan, dia boleh pulang duluan. Langsung deh temen-temen gue mendesah gelisah secara gue yang selama ini masuk 3besar dan nggak pernah ada di posisi 3 –sori men gak maksud sombong- =p secara otomatis nggak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Biar gitu gue nggak boleh lengah karena ada 5 orang yang agak gue waspadai yang nggak lain adalah 5 peringkat teratas di kelas gue selain gue (Amel, Wiwi, Indra, Cherry sama Dimas *FYI, kita jaman esde udah digosipin saling bercouple lho!*). Soal pertama pun dibacakan. Kalo nggak salah IPS –makanan gue banget itu- dan Langit Pun Mendengar doa anak kecil yang nyaris teraniaya itu. Gue mangangkat tangan dan menjawab BENAR! Bu Ginting selaku wali kelas gue tersenyum dan mempersilahkan gue pulang. Langsung aja gue ngibrit setelah sebelumnya melemparkan senyum penuh kemenangan ke temen-temen gue yang entah kenapa seharian itu gue kayak ngeliat ada tanduk diatas kepala mereka *pisss.. Sori, gue mengacaukan acara. Hahaa

29 April 2002
Gue udah eSeMPe nih… udah putih biru. Udah ngerasain menstruasi pertama pas bulan Januari-nya *ups*. Seinget gue, pas ultah gue ini, gue di Jakarta cuma sama Ayah, Nduty dan Mbak Dar. Bunda sama Adek udah dari 4 bulan sebelumnya menetap di Bali.
Gue lagi belagu-belagunya sok eksis sama ekskul gue –Paskibra- secara Paskib di SMP gue termasuk yang wow dan anak paskib pasti ikutan waw!! Sebenernya gue masuk paskib juga gara-gara bujuk rayu temen gue. Gue yang awalnya anak PMR cabut juga ke Paskib. Jujur gue nggak ada nyesel-nyeselnya cabut dari PMR. Paskib ngerubah hidup gue, ngerubah gue dan gue grateful untuk itu. Gue dapet temen yang oke, solid dan penuh kebersamaan dan kekompakan *halah!

Dan mereka dengan sangat tega dan suksesnya mengerjai gue. Lolopada tau kan kalo paskib sama bimet itu 11-12 alias selalu berhimpitan. Dan sialnya saat itu mainannya bukan bimet. Tapi seharian gue dikacangin sama itu bocah-bocah. Kagak ada yang negor gue. Buset! Gue mendingan dibimet daripada dikacangin. Tapi sorenya mereka dengan muka-muka inosennya member gue sebuah kado.. Oh my… The Black Team 2001 emang bener-bener deh. Sampe sekarang kadonya masi gue simpen tuh… Thanks, Guys.. Lolopada yang ngenalin gue dengan apa yang disebut ‘surprise’. Dimas entah deh dia ngapain pas gue ultah. Kagak inget gue. Hehe

29 April 2003
Ahahahaha ultah gue ini gue habisin sama si ‘Abang’ Indra. Si Abang ngasih gue kado plus puisi yang keren parah!!! Keren! Udah pernah gue publish kayaknya. Kalo nggak salah judulnya In The Name of Love –ini yang ngasih judul gue secara si Abang nggak ngasih judul apa-apaan-. Gue nggak inget 2001 ngapain.

Mmmm.. Gue rada nggak inget apa yang terjadi di tahun ini. Ada yang ngasih gue jam beker sama jam tangan tapi gue lupa lagi itu pas tahun ini atau tahun lalu atau tahun sesudahnya. Tapi gue inget dikadoin gitu gue. Hehe

29 April 2004
Mmmm.. di tahun ini gue kayaknya mulai capek ‘main api’, tapi bukan berarti gue nggak dikelilingi cowok-cowok unyu. Anjirrrr gue jaman bocah belagu banget dah.. ckckck.. Eits jangan nettink dulu! Cowok-cowok unyu ini nggak lain nggak bukan adalah personiel band gue –Dheva-. Dengan unyunya pas balik sekolah mereka (Iyan, Egi, Mpeb, Tephen) ngasih gue kado yang lumayan gede and You Know What?!! Abis gue dikerjain. Itu bungkusan dilapis korang ada kali 5 juta lembar sampe akhirnya menyusakan satu kotak kecil bernuansa etnik. Dan begitu gue buka, isinya jam tangan yang cewek banget. Sumpah gue ngakak.. Nggak kebayang aja gitu mereka berempat jalan bareng nyari kado buat gue dan itu jam tangan cewek. Unyu banget sih kalian!!!

Di tahun yang sama kayaknya gue dapet kado juga tapi gue lupa.. kayaknya nggak tahun ini deng.. hahaha mmm.. maaf deh kalo kelupaan.. haha

29 April 2005
Yang ini gue udah eSeMA dong!! Udah makin belagu aja gue nih jaman. Gue juga deket sama temen-temen sekelas gue Cuma kayaknya belum ada momen yang berarti deh. Yang gue inget, gue dapet hadiah patung Taz dari Dea. Trus gue dapet Dua pasang gelas dari nyokap. Gelas Tom&Jerry. Ahhh.. nggak banyak yang gue inget mah pas tahun ini.

29 April 2006
Nyokap nyuruh gue ngundang temen-temen sekelas gue buat makan-makan di rumah. Ya makan-makan deh kita. Pas kejadian ini berlangsung itu pas gue broken-brokennya bubar ama Iting secara itu bubaran 9 hari setelah ultah dia atau 10 hari sebelum ultah gue. Tapi dia sempet ngasih gue gelang etnik dan masih ada tuh di kotak kramat gue. Jadilah itu ultah gue rame di rumah. Pas itu gue dapet kado juga dari Uccy berupa bingkai foto. Kayaknya masih ada yang lain tapi beneran gak bisa inget deh gue.

29 April 2007
Hwaaaaa… ini lagi tegang-tegangnya abis UN. Ehhh udah belom ya? Udah kayaknya.. kalo nggak UN ya UAS. Salah satunya deh. Gue dapet surprise dari Insan, Silfi, Dendy, Ninis, Resti, Cimenk, Indah sama Devy . Mereka ke rumah sambil bawa kue tart ‘handmade’ mereka plus satu novel dari penulis favorit gue ‘Pesan dari Bintang’nya Sitta Karina. Yang bikin gue makin cengengesan ya karena saat itu status gue jadi Single but not available. Dan di Iting satu itu lagi-lagi ngasih gue gelang –dan masih tetep gue simpen juga-. Mereka ngabisin waktu di rumah gue dari sore sampe malem. Dan ujungnya kita foto-foto deh. Hehehe

29 April 2008
I’m really grateful!!
Mungkin cuma itu yang bisa gue ucapin. Gue udah nggak lagi pake seragam alias gue udah kuliah coy!! Gue banyak banget dapet kejutan bahkan sampai satu bulan setelah hari ultah gue.

Bermula di rumah, tengah malem gue disuru tiup lilin dan dikasih kue tart besar sama Bunda =D dan nggak hanya itu. Gue juga dapet bantal I Love You yang didominasi warna biru dan ada juga pink tua-mudanya plus sebuah diary –gile! Enyak gue ade aje yeee…- dari nyokap. Di diary gue halaman-halaman awal ada tulisan ucapan dari Nyokap, Adek, Nduty dan Mbak Dar.

Nggak lama dari situ gue dapet kado juga dua mug dari oom gue. Dan malemnya, yang sangat nggak disangka-sangka si Adhut, Wiwi sama Iyan ke rumah bawa martabak yang penuh lilin. Mereka dateng dengan rusuhnya lewat pintu belakang kamar gue. Dan dateng-dateng bukannya ngucapin apa gitu ke gue malah gedabrukan nyariin nyokap (-______-). Tapi sumpah seru banget malem itu. Mereka ngeberantakin kamar gue! Ckckck

Nggak lama dari hari H gue, anak Glatto ngasih surprise kado jam tangan juga. Dan RRG dengan sangat mengesalkannya –itu kado bukannya dikasih tapi dilempar ke gue, cuy!!- menutup birthday gue di akhir Mei. Mereka ngasih gue bukunya Sitta yang ahhhh –speechless- gue suka banget!!! Nggak usah lolopada Tanya, pasti gue simpenlah!! Hahaha

29 April 2009
Mmm gue dapet surprise kue tart cokelat dari RRG. Kejadiannya pas di lantai 3 tuh.. mereka ujug-ujug bermunculan membawa kue. Make a wish, niup lilin dan potong kue deh gue. Abis itu gue bagi-bagiin deh kuenya. Hehe
Apalagi ya??
Gue nggak tau kalo anak Glatto nyiapin kado buat gue, itu kado ternyata ngerem di rumah Indah sampe setahun lebih. Gue dapet tas selempang dari mereka dan itu barang baru sampe di tangan gue pada November 2010. Sumpah ngakak gue! Hehe

29 April 2010
Tahun lalu ya…
Yang special dateng dari RRG. Mereka nyulik gue pas gue lagi ngerjain Bimod dan bikin tulisan tentang Pemira. Gue dibawa ke deket Syahida Inn terus dikasi Junk Food alian Pizza Hut. Gue niup lilinnya pake lilin segede lilin Cina ya Sodara-sodara. Tapinya RRGnya nggak lengkap. Cuma ada Acid, Amel, Arini sama Chacha aja. Udah gitu lucunya mereka ngasi balon-balonan juga. Ada bentuk mahkota ama pedang-pedangan. Abis makan dan NGGAK ngabisin pizza, kita foto-foto dan balik ke kampus deh soalnya ujan udah rintik-rintik.

29 April 2011
Baru terjadi beberapa saat yang lalu. Belum ada 1 x 24jam. Hari ini gue nggak ada feeling apa-apa ke kampus. Emang gue aja kali ya afek datarnya makin menjadi. Gue ngurusin deh itu kelas buat coaching dan ngibrit nyari Pak Mujib. Konyolnya pas lagi ngurus kelas dan disuruh nyari OB, gue malah keasikan ngobrol sama anak semester bawah di Starbaks.

Nggak lama gue ngelayap lagi sampe lantai 2 dan ternyata dimudahkan mengurus kelas. Habis itu gue ketemu Ratu yang lagi nunggu UTS –sumpah ini gue nyeritainnya udah berasa males banget soalnya masih segar dalam ingatan tapi ini gue taro paling belakang jadi udah males ngetiknya. Hahaha-. Ngobrol ngalur ngidul nggak lama Arini muncul. Sebenernya gue ngerasa ada hawa-hawa aneh –mulai dari Amal dan Acid yang maha lama entah kemana mereka sampe berkarat gue nungguinnya- tapi yaudahlah. Gue kan lagi dalam fase males mikir jadi gue kayak ngikutin alur aja deh. Mau ngerjain kek mau ngapain juga pasrah.

Dan bener aja kan.. Setelah gue dan Arini lama bernunggu di lobby, Amal dating. Kita diskusi bentaran dan TA-DA!
Muncul juga itu wanita-wanita penggoda lengkap dengan senjatanya. Tujuh buah burger plus selada, saos sambel gitu deh dan jejeritan nyanyi Selamat Ulang Tahun. Gue nyengir aja deh. Bingung mau ngapain. Hahaha abis itu lo udah pada tau kan gue ngapain? Biasalah ulang taunan. Nggak usah geleng-geleng deh. Ya gitu.. Hahaha

Layaknya ulangtaun lainnya ya begitulah.. Gue digiring ke lobi samping sambil bawa-bawa nampan serasa waiters. Minjem piso ama garpu terus motong-motongin jadi bagian yang imut-imut kayak muka gue. Yang gue nggak tau, ada aja yang berkelakuan aneh di belakang gue yang baru gue tau dan ngakak kenceng pas liat videonya di rumah. Itu video padahal nggak kedengeran suaranya tapi kelakuan mereka udah lucu banget. Gimana ada suaranya?? Ckckck

Nggak lama adalah tahap penghabisan. Gue sempet nerima ucapan selamat ultah dari beberapa adek angkatan. Makan-makan deh itu makanan sampe tandas tak bersisa. Gue sempet dikerjain Chacha buat nyuci bekas pesta pora itu di westafel kantin. Habis itu gue juga fotoan sama Nisa yang kebetulan ultahnya barengan ama gue. Kelar begituan gue bersiap pulang aja soalnya mau nonton The Royal Wedding-nya Wills ama Kate.

Begitu jalan cerita perjalanan gue di kampus. Ada beberapa fakta penting nih seputar ultah gue. Nggak penting juga sih tapi buat gue unik aja.
>> Gue udah dapet kado ultah sekitar 2 minggu sebelum hari H B’day gue dari tante gue. Gue dapet sepasang sepatu berwarna biru yang sepertinya akan menjadi sepatu kesayangan gue setelah Kets Pinky, Everlast, dan Erwolk.
>> Semua Ex gue nggak ada satu pun yang muncul di wall FB gue. Bukan berarti nggak ada sebuah ucapan. Mereka mengucapkan dengan cara mereka. Boo milih ngucapin via SMS, sama kayak si Iting. SMS mereka dateng sebelum gue bangun tidur. Dan Abang milih untuk ngucapin via inbox FB. Sedangkan si Schatzy nggak ketauan rimbanya. Ya wajarlah, udah beristri. Alamak.. Lucu sekali mereka!!!
>> Yang nggak kalah membuat gue mengerutkan dahi. Dua sahabat gue –sahabat? *mikir*- memilih cara yang sama. Yang satunya bergerak lewat inbox FB. Dengan kata-kata yang sebenernya bisa sangat meluluhkan gue. God.. Grant me the serenity.. Katakan bahwa saya kuat dan tidak akan terluka lagi. Yang satu lagi memilih media yang masi cukup sepi –paling nggak menurut gue mendingan daripada FB- yaitu di Twitter. Kalo yang dua lagi entahlah.. nggak ngarep diucapin gue mah gue. Toh dari dulu juga udah biasa kan nggak ngucapin =p –Gue udah terlanjur terbiasa dengan apa yang disebut biasa-.

Itu kenapa gue sebut unik –terutama 2 poin terakhir-. Kenapa mereka memilih menyepi dan bermain cukup privasi?? Saya menghargai apapun itu. Dan saya juga tak bisa membiarkan diri saya tidak menganalisisnya. Hwew..
Begitulah hari ulang tahun gue..

Gue udah 22 tahun cuy!! 22!! Hahaha
Gue gagal memenuhi 2 target gue. Yang pertama bisa maen keyboard dan yang kedua mengantongi sim A. Tapi sebelum menyentuh angka 24, saya akan kembali mengejarnya plus satu target baru! Gue mau tulisan gue publish, please..!! hahaha
Kabulkan doa saya, Ya Allah.. Amin..

FYI, gue berniat mencari foto ultah gue dari abad ke abad, kalo udah nemu gue posting ya.. ;D