Friday, May 20, 2011

Dear, You!

Taukah kamu?
Seandainya kamu dapat meraba retaknya, mungkin kamu akan mencari serpihannya
Memunggutnya dan mengutuhkannya seperti sedia kala
Sayangnya sudah sejak lama aku menganggapmu buta
Bahkan sejak aku masih buta dan belum terpikir untuk bertanya

‘Kamu buta..’
Kalau saja kamu melihat saat aku mengatakan, ‘Kamu buta..’
Mungkin kamu akan tertawa, atau malah mengajakku berdebat dalam kata-kata
AKU-TIDAK-PEDULI.. ;p

Kamu memang buta..
Dan aku lupa sejak kapan kamu buta
Karna tlah begitu lama kamu mendarmakan hatimu untuk mereka yang tidak nyata
Untuk mereka yang akhirnya membuatmu bermain mata
Terserah kamulah
Aku hanya ingin mengatakan, ‘kamu itu mimpi yang paling sempurna sekaligus kotak Pandora yang membuatku mati...
Mati rasa..’

Karna pada akhirnya waktu bicara
Mengajakku bercanda dalam permainan dunia
Ya, kamu harus tau kalau akhirnya aku ikut bermain didalamnya
Begitu lama..
Penuh canda tapi sangat minim dalam cinta
Memojokkanku untuk menangisi ‘apa?’ yang mendadak membabi buta
Aku tidak memintamu untuk membuka mata
Karna aku tau, selain kamu itu buta, kamu juga tak tampak nyata
Dan seringkali aku –agak- terpaksa menganggapmu tiada

Hmm..
Seandainya kamu tau rasanya, mungkin kamu akan membuatku berhenti bertanya
Tentang apa itu rasa
Tentang siapa itu kamu
Tentang siapa itu aku
Tentang ‘apa?’ itu kita
Tentang semua yang masih menjadi ‘?’

No comments: