Saturday, August 27, 2011

Dear, You!!

Entah sudah malam keberapa, apa kamu tau?
Aku tak sampai gila, tapi seperti inilah aku
Seseorang yang telah bertahun-tahun membuang waktu
Hanya untuk menunggu
Menunggumu, Bodoh!
Dan seperti inilah si bodoh yang menunggu si bodoh yang lain..

Aku memiliki banyak alasan untuk pergi dan mencari pengganti
Tapi kenapa aku tak melakukan itu?
Maaf, bukan tidak kulakukan tapi telah kulakukan
Dan kamu tau, aku gagal

Jangan besar kepala, itu bukan karna kamu lebih baik dari semua yang berada di sekitarku
Tidak!
Bahkan mungkin karna telah begitu banyak lelaki baik tapi tidak ada yang sebrengsek kamu
Tidak ada yang sebodoh kamu

Maaf, aku tak bermaksud mengatakanmu brengsek dan bodoh
Aku hanya merasa ini begitu menyebalkan
Mengapa harus kamu?
Mungkin akan lebih mudah jika itu bukan kamu

Kamu tau, aku telah berlari
Aku telah pergi
Tapi kenapa aku kembali?
Lagi-lagi membodohi diri yang kembali menanti

Satu alasan kenapa aku ingin lupa
Entah sejak kapan, kamu membuatku tak merasa
Itu gila!
Apa aku sedang jatuh cinta?
Hahahaha
Aku hanya bisa tertawa
Mungkin salah jika aku kembali menyangkalnya
Aku pun ragu sebenarnya
Kenapa kamu?

Kamu..
Ahhh bodoh!!!
Aku terjajah, apa kamu tau?
Aku telah membunuh begitu banyak waktuku untuk sekedar membiaskan auramu

Mengabaikanmu ternyata jauh lebih melelahkan jika dibandingkan dengan melepaskan Gaia tempatku berpijak
Padahal, kamu pasti tau bagaimana aku begitu mencinta dan memujanya
Seolah-olah hanya dia yang mampu membuatku jatuh cinta
Kamu bahkan tak ada apa-apanya saat itu
Tapi disaat aku tlah bisa melepaskannya, kenapa sekarang justru kamu?
Kenapa kamu?

Banyak yang mengatakan bahwa Tuhan memberikan apa yang kubutuhkan bukan apa yang kuminta
Aku tak pernah memintamu
Bahkan terpikirpun tidak
Tapi kenapa Tuhan membiarkan aku terus mengingatmu?
Membiarkan aku kembali bertemu denganmu
Kalau aku boleh bertanya, 'apa benar Tuhan melakukan itu karna aku membutuhkanmu?'
Itu pertanyaan bodoh!
Karna jika Tuhan tau aku membutuhkanmu, Tuhan tidak akan membiarkan kita bertemu dalam situasi dimana aku harus melihatmu bersama 'pasanganmu'

Lalu menurutmu ini apa?

Hei, jangan katakan aku tak berusaha
Aku telah begitu lama berusaha
Membiarkan lima tahunku terbuang sia-sia
Kamu pikir semua ini menyenangkan?

Sudahlah..
Kamu tau, aku akan lebih berusaha
Lebih dan lebih
Sampai akhirnya aku bisa benar-benar lupa

No comments: