Mencari sesuatu yang tak pernah dimiliki
Menunggu sesuatu yang belum pasti kembali
Inilah ketidakwarasan-nya..
Meminta-nya pergi tapi terus menarik-nya kembali
Memainkan hati-nya kepada dia yang masih menjadi sebuah uji nyali
Mengunci segala yang selama ini tersusun rapi
Sadarkah dia bahwa malam ini susunan-nya tak lagi rapi?
Berbicara pada hati-nya yang tetap menanti
Bertatap muka dengan pancaran mata yang tak lagi sama
Membakar semua
Mengoyak apa yang ada
Pada jiwa-nya yang kini tak mengerti apa arti dia dalam hidup-nya
Pada dia yang tak pernah tau rasa-nya
Mereka tak lagi bicara
Tak pernah banyak bertanya
Tentang dia dan hidup-nya
Enggan mengakui apa yang selama ini terasa
Apa yang selama ini tak teraba
Atau memang dia tak pernah merasa apa yang tak teraba
Berbalik penuh pada-nya yang terus mendamba
Hahahaha dasar anak manusia..
Berhentilah bicara dengan kata-kata
Yang hanya membuat-nya terus bersembunyi dalam dusta
Bicaralah dengan apa adanya bahwa dialah bom waktu bagi hari-hari-nya
Kegalauan pada sepertiga hidup-nya
Mimpi-mimpi-nya yang terangkai begitu sempurna
Platoniskah keduanya?
Nope!
Mereka bahkan hidup dengan cara yang sangat berbeda
Kutulis ini untuk menggambarkan seperti apa mereka
Beberapa waktu mengijinkan mereka bersama dan yang terjadi..
Mereka bermain layaknya penyanyi lagu gembira
Beberapa waktu mengajak mereka bersama
Mereka bersikap bak pemain opera
Tanpa menyadari telah begitu lama
Hampa..
Mereka berdua tertawa menggila
Begitu tenang berbicara
Dan begitu indah saat melagukan kalimat amarah dan juga 'sampah'
Apakah itu kepura-puraan belaka?
Tanyakan pada dia yang meninggalkan tanya pada hidup-nya
Seperti itu mereka..
Yang sebenarnya enggan kuceritakan
Tapi malam ini, bagitu melasak meminta untuk dikeluarkan
Tuhan, beri ketenangan..
Pada jiwa-jiwa yang berkorban..
Pada jiwa-jiwa yang mencari cahaya terang..
Pada jiwa-jiwa yang memiliki harapan..
Pada jiwa-jiwa yang mencari pembenaran..
Pada jiwa-jiwa yang memohon perubahan..
Pada jiwa-jiwa yang meminta 'Tangan Tuhan'..
Pada diadanya..
No comments:
Post a Comment