Kaca itu semakin menebal…
Menjauhkanku dari harapan pasti yang dipaksa mati
Memudarkan pandanganku dari geliat tangan yang berteriak di telingaku
Aku semakin tidak mengerti
Apa yang membuatnya semakin menyulitkanku untuk menggapai sesuatu yang ingin ku ketahui
Aku mencoba percaya…
Percaya pada sesuatu yang sebenarnya belum ku ketahui pasti penyebabnya
Percaya dengan separuh hati yang entah melanglang kemana…
Aku mencoba memahami…
Memahami isi hati dari mereka yang ku anggap berkoalisi…
Memahami janji dari sisi mati yang belum terkuak dini
Namun yang ku rasa hanya kesesakan yang bersemayam di sini
Sakit… Karena dikhianati…
Oleh mereka yang dielukan sebagai pemimpin sejati
Aku benci konstitusi….
Aku benci birokrasi yang berakhir dengan saling tuding dan menghakimi…
Hingga akhirnya aku tak tahu apa yang paling mendominasi…
No comments:
Post a Comment