KITA adalah cerita juga mimpi yang paling sempurna..
Sebelumnya maaf karena gue akhirnya mengcopy conversation kita. Nggak ada maksud apa-apa. Sekedar jadi pengingat kalau inilah akhir pencarian gue. KeHACHIKOan yang udah gue ikhlasin dan juga semua ketakutan gue selama ini. Mungkin ini tidak harus digeneralisasikan sebagai sebuah keputusan. Tapi apa yang tertulis disini adalah jawaban dari pencarian, keikhlasan dan ketakutan gue selama ini.
Dan inilah jawabannya…
Gue :
Ada yang inget dengan SMS ini??
'Kalau lo ngerasa hubungan Kita berharga.. Kalau lo ngerasa Kita punya tempat khusus di hati lo.. Gue tunggu di Foodcourt Tamini Square dari jam 6-8 malam. Nggak usah tanya yang lain dateng atau nggak. Lo tanya aja sama hati lo.'
Lo tau ga? 3th setelah SMS itu muncul di inbox gue, gue slalu ada di sana setiap tahunnya dan gue nggak pernah tau, apakah yang gue lakuin itu sia2 atau memang udah seharusnya begitu. Dan tahun ini pun sepertinya akan kembali seperti itu..
Sabda Pendita Ratu (sebut saja seperti itu) :
Ya itu kurang lebih 4 tahun yang lalu kan? trus kalau tiap tahun nggak pernah dateng bukan berarti nggak ada di hati dan seinget gue itu bukan agenda tahunan. And sometimes somethings happen then and you can't choose. It can make you mature then now.
Maaf kalau ada kata2 yang dulu dan sekarang buat semua jadi gini. Gue cuma mau semua kembali natural. Lo merasa gue harus tanggung jawab?
Tahun itu gue cuma pengen kita kumpul, nggak tau kalau persepsi lo beda. Tapi banyak yang udah terjadi yang ngebuat semua jadi beda. Bukan berarti GA BERARTI tapi mungkin memang beda cara memandang. Begitulah cara gue SAAT itu, berpikir memang akan sulit ketemu lagi. Bukan untuk apa2, bukan juga untuk perpisahan slamanya cuma melepas teman yang merantau sekaligus melepas kangen setelah lama nggak kumpul. Menurut gue sekarang kita punya cara masing2 untuk menyayangi orang lain, nggak ada yang salah. Dan setiap orang punya prioritas atas hidupnya. Sekali lagi bukan NGGAK SAYANG, tapi ada alasan dibalik semua itu.
Gue:
Yang gue inget ada janji disana.. Untuk ada disana di hari yang sama.. Tapi kalau memang ternyata buat lo nggak ada yaudah.. Gue berenti di tahun ini..
Sabda Pendita Ratu (kembali sebut saja seperti itu) :
Kalau itu memang dari gue, ok maaf dan gue ralat.. Semoga bisa memulai lagi semua dari awal..
Memang nggak bisa ilang tapi setidaknya buka chapter baru, itu pun kalau masih mau..
Gue :
Semua jadi natural. Natural macem apa deh yang lo maksud? Apa alasanna? Dan kenapa harus chapter baru? Apa yang harus dimulai dari awal?
Sabda Pendita Ratu (sekali lagi, sebut saja seperti itu karena gue nggak kepikiran nama lain ;p) :
Mungkin kita memang nggak akan pernah ngerti 1 sama lain kalau jalan dan pikiran kita beda. Gue tau lo kecewa tapi keadaan yang buat gue berpikir kayak gini. Gini deh, yang gue tau sekarang apa yang gue jalanin saat ini. Sebenernya gue nggak mau bilang ini tapi harus.
Sekarang gue cuma pengen buat hidup gue sendiri tenang, bahagia bareng orang2 yang gue sayang tapi nggak dengan hidup seperti cara lo. Kalau memang kita temenan, sahabat atau apalah itu yaudah jalanin aja. Gue rasa saling berbagi lebih penting saat ini.
Jahat? Ya mungkin lo pikir gue gitu. Tapi gue nggak maksud nyakitin siapa pun. Yang gue tau, gue harus terus jalanin hidup ini buat gue, keluarga gue dan semua. Sekali lagi maaf tapi masalah pribadi yang gue hadepin mungkin jauh lebih prioritas.
Gue :
Ohhh oke.. Kalau lo emang lebih nyaman kayak gitu ya silahkan..
Jalanna memang udah beda ko. Ya dijalanin masing2 aja..
Sabda Pendita Ratu:
Kenapa sih kita nggak bisa jalan bareng2? ya kayak biasa aja.
Emang lo maunya gimana sih?
Gue :
Kayak biasa? memang yang biasa kayak gimana?
Gue bahkan nggak tau kita itu kayak apa. Yang gue tau ya kayak ginilah kita.
Kayak yang gue tau, kayak yang lo bilang daritadi.. Jalanin aja apa yang menurut kita baek.
Toh masing2 dari kita juga nggak tau apa yang paling baik untukuk masing2 dari kita kan?
Kalau lo tanya mau gue kayak apa? Gue udah nggak mau apa2.
Sabda Pendita Ratu :
Yaudah..
Itu kira-kira bunyi SMS di pagi hari..
Hari dimana gue dapet mimpi buruk setelah bangun tidur (emang bisa? Bisa! Itu yang lo baca diatas adalah mimpi buruk gue! hehe). Paling nggak beberapa jam setelah conversation itu berlangsung, sumpah! Kepala gue sakit banget! Pengen gitu gue tidur dan gue putuskan untuk ngampus yang berarti gue pasti bakal tidur di kampus. Disanalah jawaban dari semuanya menjadi semakin jelas! Dan gue berterimakasih untuk semua yang –gue yakin mereka nggak sadar kalau tanpa sadar mereka- udah menyelamatkan gue! Agak berlebihan memang, tapi kalau lo ngerasain sendiri.. itu kepala sakitnya amit-amit deh.
Malamnya gue mikir. Dengan suasana hati yang jauh lebih enak dan isi kepala yang masih rada kopong tapi paling nggak adem ayem. Dan beberapa menit sebelum tanggal 27 berakhir, gue mengirimkan ini dalam 3 part sebagai bentuk penjelasan dan akhir percakapan.
Gue :
Mmm.. Tentang SMS yang pagi tadi, gue harap lo nggak mikir kalau saat itu gue menjadi sesorang yang sedang marah bahkan kecewa. Mungkin juga lo ngerasa nggak nyaman tapi gue cuma mau ngelurusin. Iya, gue kecewa tapi gue udah prepare untuk itu jauh sebelum SMS itu ada dan bahkan mungkin udah terlalu terbiasa dengan situasi seperti itu. Banyak hal yang akhirnya buat kita punya banyak sudut pandang yang beda. Prioritas yang beda sampe akhirnya cara kita untuk mengambil keputusan pun beda. Gue hargai itu.
Gue pun nggak berhak untuk minta apa2 sama lo, karna toh slama ini gue nggak pernah ngasi apa2 sama lo. Gue nggak tau gimana lo ngejalani hidup lo, gue nggak ada saat mungkin lo butuh, dan memang udah terlalu banyak momen yang kelewat begitu aja tanpa sempat kita berbagi.
Mungkin apa yang terjadi setiap tahunnya di hari ini adalah salah1 bentuk kekanakan gue dan gue cuma pengen lo tau. Sekedar tau, lo mau terima atau nggak, nggak masalah. Gue cuma mau berbagi.
Saet itu gue mikir, dalam 365 hari gue nggak pernah bisa ngejanjiin untuk ada dan hari ini gue anggap sebagai hari gue 'ada' untuk si Red, Pink, Blue, Yellow, Green (sori mamen!! Gue nggak bisa sebut merek. hahaha) . Cuma hari ini, yang sejak 9th yang lalu jadi hari yang bener2 gue tunggu. Haha ya, wajar kalau lo anggap ini childish. Hari ini memang bukan prioritas hidup gue tapi apa salahnya 1 hari dari 364 hari lainnya yang gue habisin untuk sibuk dengan yang lain, gue sempetin untuk ketemu. Tapi slama 4th yang gue liat cuma Green (bodo deh lo pada penasaran tapi beneran jari gue nggak bisa ngetik merek). Fine, awalnya berat tapi makin kesini dan setelah gue dapet jawabannya dari lo tadi pagi. I'm okay.
Stiap tahun gue minta sama Allah-na untuk ngedatengin paling nggak 3orang aja dan nggak skalipun dikasi. Dan salah seorang temen gue pernah bilang (nyem.. ternyata setelah gue konfirmasi, kata-kata gue nggak sama ama temen gue. Beda-beda dikitlah.. intinya mah sama aja)
'Kalau lo udah minta dan berdoa ama Allah tapi nggak dikasi2, itu artinya Allah minta elo untuk BERHENTI'
Itu kenapa hari ini gue mutusin untuk berhenti dan kembali ke jalan gue (jalan gue yang lebih lurus pastinyaaaa… eaaaa..).
Dan bukannya nggak bisa jalan bareng2 atau gimana tapi baiknya ya memang gini2 aja. Karna jujur, gue pun bingung harus mulai darimana. Lo punya cara sndiri untuk meng-keep sesuatu yang lo sayang dan berarti buat lo. Begitu juga dengan gue. Semoga elo, gue dan yang lain bisa baik2 aja dijalannya masing2. Itu aja kok..
Sori ini SMS panjang banget.. Gue cuma mau sharing aja sedikit tentang apa yang ada di kepala gue.
Maaf kalau tadi pagi ujungnya nggak enak, and now, setelah gue punya lebih banyak waktu untuk mikir. Gue ikhlas kok.. Ngelepasin apa yang mungkin seharusna udah sejak lama gue lepas.
Doain aja gue nggak relapse untuk ngarep2 elo -KITA- lagi..hehe
Gitu aja deh.. Ngantuk gue..
Nite,..
Oke, guys.. seperti itulah akhir kisah yang –pernah- tak berujung itu. Nggak ada yang nggak ada akhirnya, karna pada kenyataannya semua cerita pasti ada akhirnya.
Bohong banget kata-kata.. ‘yang aku mau hanya ada awal tanpa akhir’..
Quotes itu kuat banget dan sempet jadi favorit gue. Tapi sayang itu nggak mungkin.
Nggak ada yang kekal.
Sama halnya dengan cerita di atas. Sesuatu yang pernah gue anggap sebagai yang terindah, terbaik, terhebat, terkeren, terdahsyat dan ter-lainnya. Toh kenyataannya berubah.
You are the best I ever had…
Sesuatu yang pernah menjadi yang terbaik. Dulu..
Bukan saat ini. Karna –layaknya roda yang berputar- saat ini ada hal lain yang jauh lebih baik, lebih indah, lebih hebat, lebih keren, lebih dahsyat dan lebih lainnya yang datang dalam hidup gue dan memberi warna lebih dari sekedar Red, Pink, Blue, Yellow, Green. Ada begitu banyak warna.
Mungkin mereka nggak akan hilang seluruhnya, seenggaknya masih ada yang bisa gue pertahankan walaupun itu nggak utuh. Tapi satu hal yang pasti, jawaban itu sudah ada dan gue melepasnya. Menyimpannya di tempat yang sepantasnya berada.
Tuhan tau, tapi menunggu..
Menunggu gue berhenti kali yaaa.. karna Tuhan tau ada begitu banyak hal yang udah Tuhan kasih dan jauh lebih baik dari apa yang disebut dengan masa lalu.
Saat ini, gue dikelilingi orang-orang yang baik, yang hebat, yang kuat, yang bisa bikin gue ketawa disaat gue sendiri lupa gimana cara ketawa. Dan yang paling penting.. Gue dikelilingi guru-guru berjalan yang selalu ngajarin gue tanpa pernah membuat gue ngerasa ‘kecil’.
Terima Kasih :)
Sunday, May 29, 2011
Friendship
1-Sahabat itu ada disaat seneng juga disaat susah. Ini terdengar SANGAT klise, tapi bener lho! #friendship
2-Kalau pun nggak bisa untuk selalu ada, paling gak, kita tau pada saat sahabat kita kenapa-napa.. #friendship
3-Waktu itu bukan jaminan untuk kita bisa mengenal sahabat kita, karna waktu itu gak 'mutlak'. Apapun bisa berubah dalam hitungan detik #friendship
4- #friendship adalah sesuatu yang memiliki harga, makna juga rasa tapi gak banyak yang ngerti kalau dia juga memiliki BANYAK dunia
5-Satu kata terindah dalam #friendship adalah KITA =D
6-#friendship itu ibarat rumah. Kita nggak bisa ngebangunnya menjadi bangunan yang kokoh kalau pondasinya masih rapuh.
7-Sehebat apapun kita menghindar dan mencari sarang lain, tapi jika kita udah terlanjur memberi hati, kita akan sulit untuk mencari tempat yang lebih indah #friendship
8-Persahabatan kita ada rahasia? Itu wajar. Kalau kebanyakan rahasia?? Tunggu tanggal mainnya aja untuk porakporanda ;p #friendship
9-Sangat tidak nyaman jika #friendship dianalogikan seperti tembok bata dan dinding kaca
10-Entah kpn dan dengan apa, slalu ada 'tangan ketiga' yang menjadikan kita 'ada'. Mereka datang disaat yang tak terduga dengan cara yang tak pernah kita kira #friendship
11-#friendship sama #friendshit itu beda tipis.. P-q-r-s-T #deketan. Kayak jempol ketemu kelingking. Masih dalam satu genggaman.
12-Karna itu makana kebanyakan org 'bego' lebih milih pacar drpd sahabat. Dan kebanyakan orang 'baik' bakalan tetep 'ada' walaupun udah di'bego'in. Yang tetep ada ini yang mananya #friendship
13-Yang namanya sahabat itu pasti akan berusaha untuk nepatin janji.. Bukan malah bikin sahabatnya jadi 'Hachiko'.. #friendship
14-Kalau memang nggak bisa nepatin janji, bilang, 'Maaf, saya nggak bisa..' Bukan milih diam terus pergi, tapi nantinya balik-balik lagi.. #friendship
15-Tau nggak rasanya kayak apa? Kayak lagi main layangan.. Tarik-ulur.. Main layangan yuk kalau gitu.. Biar nasibnya ditentuin pake benang galasan aja.. ;p #friendship
16-Percaya ga? Yang namana sahabat kalau jrg ketemu apalagi gak ada interaksi, rasa persahabatan itu bisa pudar. Sama kayak orang pacaran #friendship
17-Gue percaya.. Tapi.. Gak ada yang sempurna di dunia ini, begitu juga dengan yang namanya persahabatan #friendship
18-Indah, jika dirawat dengan sayang. Kuat, jika dipertahankan. Namun menjerumuskan jika terlalu banyak 'mengorbankan' #friendship
19-Semua tergantung kita. Yang menjalani.. Yang menghargai.. Dan yang menganggap persahabatan itu 'ada' #friendship
Harusnya gue bisa dan dengan mudahnya mengcopas apa yang udah gue tulis di hape untuk ngelanjutin itu sampai ke pada poin keduapuluhtujuh. Tapi kenyataannya gue berhenti. Karna gue udah dapat apa jawaban dari semua pencarian, keikhlasan dan ketakutan ini.
2-Kalau pun nggak bisa untuk selalu ada, paling gak, kita tau pada saat sahabat kita kenapa-napa.. #friendship
3-Waktu itu bukan jaminan untuk kita bisa mengenal sahabat kita, karna waktu itu gak 'mutlak'. Apapun bisa berubah dalam hitungan detik #friendship
4- #friendship adalah sesuatu yang memiliki harga, makna juga rasa tapi gak banyak yang ngerti kalau dia juga memiliki BANYAK dunia
5-Satu kata terindah dalam #friendship adalah KITA =D
6-#friendship itu ibarat rumah. Kita nggak bisa ngebangunnya menjadi bangunan yang kokoh kalau pondasinya masih rapuh.
7-Sehebat apapun kita menghindar dan mencari sarang lain, tapi jika kita udah terlanjur memberi hati, kita akan sulit untuk mencari tempat yang lebih indah #friendship
8-Persahabatan kita ada rahasia? Itu wajar. Kalau kebanyakan rahasia?? Tunggu tanggal mainnya aja untuk porakporanda ;p #friendship
9-Sangat tidak nyaman jika #friendship dianalogikan seperti tembok bata dan dinding kaca
10-Entah kpn dan dengan apa, slalu ada 'tangan ketiga' yang menjadikan kita 'ada'. Mereka datang disaat yang tak terduga dengan cara yang tak pernah kita kira #friendship
11-#friendship sama #friendshit itu beda tipis.. P-q-r-s-T #deketan. Kayak jempol ketemu kelingking. Masih dalam satu genggaman.
12-Karna itu makana kebanyakan org 'bego' lebih milih pacar drpd sahabat. Dan kebanyakan orang 'baik' bakalan tetep 'ada' walaupun udah di'bego'in. Yang tetep ada ini yang mananya #friendship
13-Yang namanya sahabat itu pasti akan berusaha untuk nepatin janji.. Bukan malah bikin sahabatnya jadi 'Hachiko'.. #friendship
14-Kalau memang nggak bisa nepatin janji, bilang, 'Maaf, saya nggak bisa..' Bukan milih diam terus pergi, tapi nantinya balik-balik lagi.. #friendship
15-Tau nggak rasanya kayak apa? Kayak lagi main layangan.. Tarik-ulur.. Main layangan yuk kalau gitu.. Biar nasibnya ditentuin pake benang galasan aja.. ;p #friendship
16-Percaya ga? Yang namana sahabat kalau jrg ketemu apalagi gak ada interaksi, rasa persahabatan itu bisa pudar. Sama kayak orang pacaran #friendship
17-Gue percaya.. Tapi.. Gak ada yang sempurna di dunia ini, begitu juga dengan yang namanya persahabatan #friendship
18-Indah, jika dirawat dengan sayang. Kuat, jika dipertahankan. Namun menjerumuskan jika terlalu banyak 'mengorbankan' #friendship
19-Semua tergantung kita. Yang menjalani.. Yang menghargai.. Dan yang menganggap persahabatan itu 'ada' #friendship
Harusnya gue bisa dan dengan mudahnya mengcopas apa yang udah gue tulis di hape untuk ngelanjutin itu sampai ke pada poin keduapuluhtujuh. Tapi kenyataannya gue berhenti. Karna gue udah dapat apa jawaban dari semua pencarian, keikhlasan dan ketakutan ini.
Friday, May 20, 2011
#1
Ketika aku mencoba untuk menoleh ke belakang, saat itu aku tau, aku telah memiliki sesuatu yang membuatku bertahan..
Dear, You!
Taukah kamu?
Seandainya kamu dapat meraba retaknya, mungkin kamu akan mencari serpihannya
Memunggutnya dan mengutuhkannya seperti sedia kala
Sayangnya sudah sejak lama aku menganggapmu buta
Bahkan sejak aku masih buta dan belum terpikir untuk bertanya
‘Kamu buta..’
Kalau saja kamu melihat saat aku mengatakan, ‘Kamu buta..’
Mungkin kamu akan tertawa, atau malah mengajakku berdebat dalam kata-kata
AKU-TIDAK-PEDULI.. ;p
Kamu memang buta..
Dan aku lupa sejak kapan kamu buta
Karna tlah begitu lama kamu mendarmakan hatimu untuk mereka yang tidak nyata
Untuk mereka yang akhirnya membuatmu bermain mata
Terserah kamulah
Aku hanya ingin mengatakan, ‘kamu itu mimpi yang paling sempurna sekaligus kotak Pandora yang membuatku mati...
Mati rasa..’
Karna pada akhirnya waktu bicara
Mengajakku bercanda dalam permainan dunia
Ya, kamu harus tau kalau akhirnya aku ikut bermain didalamnya
Begitu lama..
Penuh canda tapi sangat minim dalam cinta
Memojokkanku untuk menangisi ‘apa?’ yang mendadak membabi buta
Aku tidak memintamu untuk membuka mata
Karna aku tau, selain kamu itu buta, kamu juga tak tampak nyata
Dan seringkali aku –agak- terpaksa menganggapmu tiada
Hmm..
Seandainya kamu tau rasanya, mungkin kamu akan membuatku berhenti bertanya
Tentang apa itu rasa
Tentang siapa itu kamu
Tentang siapa itu aku
Tentang ‘apa?’ itu kita
Tentang semua yang masih menjadi ‘?’
Seandainya kamu dapat meraba retaknya, mungkin kamu akan mencari serpihannya
Memunggutnya dan mengutuhkannya seperti sedia kala
Sayangnya sudah sejak lama aku menganggapmu buta
Bahkan sejak aku masih buta dan belum terpikir untuk bertanya
‘Kamu buta..’
Kalau saja kamu melihat saat aku mengatakan, ‘Kamu buta..’
Mungkin kamu akan tertawa, atau malah mengajakku berdebat dalam kata-kata
AKU-TIDAK-PEDULI.. ;p
Kamu memang buta..
Dan aku lupa sejak kapan kamu buta
Karna tlah begitu lama kamu mendarmakan hatimu untuk mereka yang tidak nyata
Untuk mereka yang akhirnya membuatmu bermain mata
Terserah kamulah
Aku hanya ingin mengatakan, ‘kamu itu mimpi yang paling sempurna sekaligus kotak Pandora yang membuatku mati...
Mati rasa..’
Karna pada akhirnya waktu bicara
Mengajakku bercanda dalam permainan dunia
Ya, kamu harus tau kalau akhirnya aku ikut bermain didalamnya
Begitu lama..
Penuh canda tapi sangat minim dalam cinta
Memojokkanku untuk menangisi ‘apa?’ yang mendadak membabi buta
Aku tidak memintamu untuk membuka mata
Karna aku tau, selain kamu itu buta, kamu juga tak tampak nyata
Dan seringkali aku –agak- terpaksa menganggapmu tiada
Hmm..
Seandainya kamu tau rasanya, mungkin kamu akan membuatku berhenti bertanya
Tentang apa itu rasa
Tentang siapa itu kamu
Tentang siapa itu aku
Tentang ‘apa?’ itu kita
Tentang semua yang masih menjadi ‘?’
Wednesday, May 18, 2011
Malaikatku.. Surgaku..
Dinihari ini, gue mau cerita tentang nyokap gue. Nggak tau apa karna gue lagi PMS atau gue emang lagi dapet hidayah. Haha gue jadi mikir antara PMS sama dapet hidayah itu beda tipis kayaknya. Gue ngerasa jadi anak yang useless banget malem ini. Yahh walaupun sebenernya gue udah useless dari kapantao kali.
Buat gue, nyokap gue adalah nyokap yang paling sempurna yang pernah Allah kasih ke gue -gue yakin semua anak juga bakal bilang gitu-. Gue juga yakin belom tentu ada nyokap lain yang mau berbesar hati, jiwa dan raga menerima difficult child macem gue yang kerjaannya bangun siang terus bangun-bangun langsung ngadu laper ke nyokap dan ngejogrog di depan TV sambil ngemil gorengan -pantes aja perut gue bentuknya angka 3 kalo dari samping-. Ck, yang tadi bukan bentuk kedifficultan gue tapi lumayan bikin nyokap nyap-nyap tiap hari.
Nyokap gue itu.. Mmm gue mulai dari mana ya? *mikir
Nyokap gue itu kayaknya campuran cerdas dan beruntung. Kenapa gue bisa bilang gitu? Soalnya nyokap gue sekarang mau jadi Doktor bukan dokter. Dan nyokap gue nyelesein S1-S3nya seluruhnya di PTN dimana S1 diselesaikan di Univ. Udayana-Denpasar, S2 di Univ. Indonesia-Depok dan S3nya di Institut Pertanian Bogor. Dan dua gelarnya yang terakhir didapat melalui jalur beasiswa.
Sedangkan gue??
Lulus SMA aja terseok-seok. Gue anak IPA dengan nilai kelulusan lima koma sekian pada mata pelajaran fisika, kimia dan TIK (teori). Apa gak kurang salju tuh gue??
Gue dapet PTN disaat-saat terakhir dimana IPB, UNDIP, UNBRAW, STT TELKOM, STAN udah ngedepak PMDK dan ujian mandiri gue. Lewat SPMB, gue lulus di Udayana dan lewat mandiri gue dapet di kampus gue sekarang. Psikologi UIN SyaHid. Semoga keberuntungan nyokap gue nyiprat dikit-dikit ke gue deh. Kali aja mendadak skripsi gue kelar bulan Agustus terus dapet beasiswa buat lanjutin sekolah, who knows??
Nyokap gue tuh wonder woman. Rajin banget! Contohnya aja tadi sekitar pukul 01.10 saat gue masi nonton TV eh nyokap keluar dari kamar. Gue kira udah bobok nggak taunya masih aja ngerjain desertasinya. Mana ntar pagi jalan ke Bogor. Mana mesti ngurusin rumah, ngurus bokap, gue dan 2 adek gue. Hadooohhh.. Gue aja nggak bakal sanggup ngerjain kayak begituan macem nyokap gue. Gue jadi mikir, nanti kalo gue udah merit dan punya anak apa gue bisa kayak nyokap?
Gila aja yaaa.. Gue jarang banget kelaperan di rumah. Pasti pagi udah ada aja yang bisa gue makan. Gue sering banget bangun siang. Disuru nyuci baju males, cuci piring sama aja, seterika baju apalagi -intinya males semua-.. Dan nyokap bisa nyelesein semua itu. Gue amit-amit banget deh jadi anak. Yahhh sekarang sih pelan-pelan gue berusaha ngerubah.
Ada banyak hal yang bikin gue menye parah kalo inget nyokap. Nyokap rela tuh ninggalin keluarga besarnya buat ngintilin bokap -emang harus kali ye? Tapi itu tanda nyokap gue setia-. Nyokap gue nggak pernah ngeluh. Nyokap kuat banget. Sampe ada part yang bikin gue udah nyaris 'habis' -gue gak suka nyeritain bagian itu, ntar di Padang Mahsyar juga lo semua bakal tau kayak apa hebatnya nyokap gue-, nyokap gue masih aja ngadepinnya dengan ketawa-tawa.
Ahhh sakit jiwa!!!
Kadang gue ngerasa udah capek banget sama situasi yang gini-gini aja. Sama keadaan yang gak ada berubah-berubahnya. Sama kenyataan yang ngebuat gue pengen lari dan sembunyi. Capeklah intinya. Tapi nyokap bikin gue nggak ngelakuin itu. Nyokap selalu punya cara untuk buat gue patuh tanpa ngerasa terpaksa. Nyokap itu nyontohinnya pake aksi bukan gerak bibir yang gak berenti-berenti.
Allah.. Udah dong.. Udah yaaa.. Sampe sini aja.. Angkat semua bebannya.. *plisssss
Dan layaknya makhluk Allah dan seorang manusia biasa, nyokap pasti juga ada kekurangannya tapi buat gue itu semua nothing. Bener-bener nggak sebanding dengan apa yang udah nyokap kasih.
Huff.. Ini tulisan gue teramat sangat biasa untuk menggambarkan nyokap gue yang sangat luar biasa.
Makasih Ya Allah udah menitipkan saya pada Bunda sesempurna beliau..
Saya mungkin bukan anak yang baik dan sama sekali jauh dari sempurna, tapi paling nggak untuk yang ini, doa saya malam ini mohon dikabulkan Ya Allah..
Jaga Ibu yaaa.. Bahagiain Ibu..
Paling nggak Ijinkan aish memberikan cintaMu lewat tangan kecilku..
Just for my Buns..
Kakak sayang Ibu.. ;*
Buat gue, nyokap gue adalah nyokap yang paling sempurna yang pernah Allah kasih ke gue -gue yakin semua anak juga bakal bilang gitu-. Gue juga yakin belom tentu ada nyokap lain yang mau berbesar hati, jiwa dan raga menerima difficult child macem gue yang kerjaannya bangun siang terus bangun-bangun langsung ngadu laper ke nyokap dan ngejogrog di depan TV sambil ngemil gorengan -pantes aja perut gue bentuknya angka 3 kalo dari samping-. Ck, yang tadi bukan bentuk kedifficultan gue tapi lumayan bikin nyokap nyap-nyap tiap hari.
Nyokap gue itu.. Mmm gue mulai dari mana ya? *mikir
Nyokap gue itu kayaknya campuran cerdas dan beruntung. Kenapa gue bisa bilang gitu? Soalnya nyokap gue sekarang mau jadi Doktor bukan dokter. Dan nyokap gue nyelesein S1-S3nya seluruhnya di PTN dimana S1 diselesaikan di Univ. Udayana-Denpasar, S2 di Univ. Indonesia-Depok dan S3nya di Institut Pertanian Bogor. Dan dua gelarnya yang terakhir didapat melalui jalur beasiswa.
Sedangkan gue??
Lulus SMA aja terseok-seok. Gue anak IPA dengan nilai kelulusan lima koma sekian pada mata pelajaran fisika, kimia dan TIK (teori). Apa gak kurang salju tuh gue??
Gue dapet PTN disaat-saat terakhir dimana IPB, UNDIP, UNBRAW, STT TELKOM, STAN udah ngedepak PMDK dan ujian mandiri gue. Lewat SPMB, gue lulus di Udayana dan lewat mandiri gue dapet di kampus gue sekarang. Psikologi UIN SyaHid. Semoga keberuntungan nyokap gue nyiprat dikit-dikit ke gue deh. Kali aja mendadak skripsi gue kelar bulan Agustus terus dapet beasiswa buat lanjutin sekolah, who knows??
Nyokap gue tuh wonder woman. Rajin banget! Contohnya aja tadi sekitar pukul 01.10 saat gue masi nonton TV eh nyokap keluar dari kamar. Gue kira udah bobok nggak taunya masih aja ngerjain desertasinya. Mana ntar pagi jalan ke Bogor. Mana mesti ngurusin rumah, ngurus bokap, gue dan 2 adek gue. Hadooohhh.. Gue aja nggak bakal sanggup ngerjain kayak begituan macem nyokap gue. Gue jadi mikir, nanti kalo gue udah merit dan punya anak apa gue bisa kayak nyokap?
Gila aja yaaa.. Gue jarang banget kelaperan di rumah. Pasti pagi udah ada aja yang bisa gue makan. Gue sering banget bangun siang. Disuru nyuci baju males, cuci piring sama aja, seterika baju apalagi -intinya males semua-.. Dan nyokap bisa nyelesein semua itu. Gue amit-amit banget deh jadi anak. Yahhh sekarang sih pelan-pelan gue berusaha ngerubah.
Ada banyak hal yang bikin gue menye parah kalo inget nyokap. Nyokap rela tuh ninggalin keluarga besarnya buat ngintilin bokap -emang harus kali ye? Tapi itu tanda nyokap gue setia-. Nyokap gue nggak pernah ngeluh. Nyokap kuat banget. Sampe ada part yang bikin gue udah nyaris 'habis' -gue gak suka nyeritain bagian itu, ntar di Padang Mahsyar juga lo semua bakal tau kayak apa hebatnya nyokap gue-, nyokap gue masih aja ngadepinnya dengan ketawa-tawa.
Ahhh sakit jiwa!!!
Kadang gue ngerasa udah capek banget sama situasi yang gini-gini aja. Sama keadaan yang gak ada berubah-berubahnya. Sama kenyataan yang ngebuat gue pengen lari dan sembunyi. Capeklah intinya. Tapi nyokap bikin gue nggak ngelakuin itu. Nyokap selalu punya cara untuk buat gue patuh tanpa ngerasa terpaksa. Nyokap itu nyontohinnya pake aksi bukan gerak bibir yang gak berenti-berenti.
Allah.. Udah dong.. Udah yaaa.. Sampe sini aja.. Angkat semua bebannya.. *plisssss
Dan layaknya makhluk Allah dan seorang manusia biasa, nyokap pasti juga ada kekurangannya tapi buat gue itu semua nothing. Bener-bener nggak sebanding dengan apa yang udah nyokap kasih.
Huff.. Ini tulisan gue teramat sangat biasa untuk menggambarkan nyokap gue yang sangat luar biasa.
Makasih Ya Allah udah menitipkan saya pada Bunda sesempurna beliau..
Saya mungkin bukan anak yang baik dan sama sekali jauh dari sempurna, tapi paling nggak untuk yang ini, doa saya malam ini mohon dikabulkan Ya Allah..
Jaga Ibu yaaa.. Bahagiain Ibu..
Paling nggak Ijinkan aish memberikan cintaMu lewat tangan kecilku..
Just for my Buns..
Kakak sayang Ibu.. ;*
Sunday, May 15, 2011
How are u, Theo??
Ahhh.. Gue bingung apa yang harus gue lakukan untuk merawat si Theo -skripsi gue-. Doping 1 dengan asiknya mencorat-coret bab1-3 gue. Mamam.. Itu gue nelangsa banget ngeliatnya. Mendadak bingung mau diapain itu si Theo.
Dari doping 1, gue nemuin doping 2 gue. Dan gue dapati pendapat yang berbeda. Beliau berkata, 'Buat saya bab1-3 kamu nggak ada masalah. Saya justru ingin minta kamu untuk membuat skala atau mencari skala untuk diadaptasi.'
Nah lho!
Dua-duanya tetep bikin pusing.. Tengiwing-ngiwing..haha
Yap! Gue emang belom sepenuh hati merawat si Theo..
Gue baru sekedar hunting jurnal. Minggu depan gue berencana survey ke beberapa tempat yang menjadi link gue mencari relawan tentunya. Tadi sih sempet ngobrol sama Adhut dan minta tolong dikenalin sama temen-temennya yang relawan..
Semangat!!
Ayo, Theo.. Kita harus semangat!! Haha
Dari doping 1, gue nemuin doping 2 gue. Dan gue dapati pendapat yang berbeda. Beliau berkata, 'Buat saya bab1-3 kamu nggak ada masalah. Saya justru ingin minta kamu untuk membuat skala atau mencari skala untuk diadaptasi.'
Nah lho!
Dua-duanya tetep bikin pusing.. Tengiwing-ngiwing..haha
Yap! Gue emang belom sepenuh hati merawat si Theo..
Gue baru sekedar hunting jurnal. Minggu depan gue berencana survey ke beberapa tempat yang menjadi link gue mencari relawan tentunya. Tadi sih sempet ngobrol sama Adhut dan minta tolong dikenalin sama temen-temennya yang relawan..
Semangat!!
Ayo, Theo.. Kita harus semangat!! Haha
Saturday, May 14, 2011
After 15 Days
Hari ini gue seharian di BSD. Kalo pas pertama ke BSD gue turun di depan Giant terus nunggu si Mbip jemput, hari ini gue turut di depan KFC (BSD Square) ehh belom ampe masuk tiba-tiba si Mbip dan tunggangannya si Scoopy rasa moka yang dikasi nama Neng Demplon (ND) muncul. Akhirnya barengan deh kita masuk ke KFCnya.
Namanya juga KFC-an ya kita bermakan deh disana. Dari jam 09.47 sampai 1 jam 45 menit berikutnyalah. Habis itu kita ngacir ke BSD Plaza. Yang tadinya gue pikir itu BSD antimacet eh ternyata gak ada bedanya ama Jakarta. Macet euy!! Mana si Mbip pake ngeledek-ledek motornya berat gara-gara ngebonceng gue.. Ckck
Dan gak lama sampailah kita di depan BSD Plaza dan kayaknya si Laras alias Mbip ini bener-bener konyol.. Masa dia gak tau dimana tempat parkir dan setelah ada yang masukin motor baru deh diikutin sampe di tempat parkir.
Dan emang niat kita mau nonton ya langsung aja deh ke XXInya.. Dan hal pertama yang bikin gue cengo adalah pada saat gue liat list film di tempat itu. Now showingnya ada 4 film.. Ada Purple Love, Passenger, gue lupa apaan yang di studio 3 sama The Next Three Days.. Ahhh gilak!! Selain Purple Love, itu film adalah film yang -kalo gak salah- ada di bioskop udah dari 3-4 bulan yang lalu dan udah ditarik sekitar 2-3 bulan lalu. Gimana gue nggak inget kalo gue mupeng banget mau nonton salah satu dari 3 film luar itu tapi gak jadi karna udah keburu ditarik. Dan gue makin pongo pas liat jadwal coming soon. Ada Drive Angry, gue lupa satu lagi apa dan blablabla samurai. Ahhh parah!! Itu Drive Angry masih COMING SOON!!??? Padahal gue udah nonton itu sekitar 2 bulan yang lalu dan yang blablaba samurai itu nyaris gue tonton sebulan lalu. Wew.. Lama juga ya peredaran film luar di XXI tsb. Tapi toh akhirnya kita nonton Passenger.
Sebelumnya gue sempet solat dulu di lantai yang sama dengan XXI.. Cuma naik tangga aja lagi dikit. Itu nyari musola sampe turun ke lantai dasar dan balik lagi ke lantai atas.. (--''). Dan pas nanya ama security, gue baru sadar kalo BSD Plaza itu mungil banget!! Lebih mungil dari KJI coy!! Cuma bedanya KJI nggak ada XXI.
Abis solat ya saatnya nonton. Ini film bagus sebenernya tapi gue sama Mbip bingung sebenernya apa yang jadi ending ceritanya. Haha kacrut! Tapi beneran bingung gue sama jalan ceritanya.
Abis nonton kita ngacir ke toilet. Dan karna si Mbip mau nyari buku, -tanpa curiga- ya gue masuk ke TGA. Eh, disana gue ngiler sama Conan Vol.61. Nyeeeehhh dalam waktu dekat bakal gue beli..
Dari TGA, kita pindah ke lantai dasar. Mbip mau beliin adeknya ayam KFC ya kebetulan deh, gue juga lagi pengen sundae. Habis Mbipnya antre dan ngebawa pesenan. Dia pamit mau cari sinyal buat sms nyokapnya. Gue sempet nawarin untuk pake hape gue aja. Tadinya Mbip iyaiya aja eh nggak lama berubah pikiran. Dia nggak jadi pinjem hape gue dan ngacir ninggalin gue sendirian di KFC.
Awalnya gue tenang aja soalnya masi ngeliat dia, eh baru gue tinggal bentar melototin hape,itu anak ilang!! Nyeeehhhh gw sms deh itu orang dan.. Pending!!grrr
Akhirnya gue pasrah deh..
Nggak lama dia muncul dan langsung duduk di depan gue sambil makanin sundae. Ehhh.. Nggak lama si Maul muncul sambil bawa J.Co yang ada lilin yang menyala-nyala sambil nyanyi Happy Birthday!
Asli, gue cengo! Mana abege disebelah kita pada ngelirikin. Sampe itu J.Co ditaroh di depan muka gue, gue masi spicles. Mereka nyuruh tiup lilin juga gue masi cengo bego gitu muka gue walau akhirnya gue tiup lilin juga bak Putri Salju dari Kerajaan Matahari Terbit..haha
Sumpah! Mana kepikiran gue dikasi beginian. Mana udah lewat 15 hari dari hari H. Tapi tetep aja gue girang!haha
Kayak yang pernah gue bilang, gue suka dikadoin dan apa yang mereka lakuin itu kado buat gue ;D
Abis itu kita makanin deh J.Conya sambil ngobrol-ngobrol dan poto-poto. Gue baru tau mereka udah ngerencanain macem-macem sebelom ada hari ini.
Berawal dari Maul yang nggak enak ama gue yang menurut pengakuannya dia nggak ngasih sesuatu pas gue ultah dan ngucapin begitu doang -menurut maul lho, gue sih nggak ngerasa gitu- ke gue. Sebenernya mah gue maklum aja coz pas ultah gue itu anak kan lagi presentasi laporan KKL. Nah dari situ, Maul dan Mbip niat bikinin kue dan mau ke rumah gue pas Sabtu depannya. Tapi eng-ing-eng! Itu pas Psychoceleb dan otomatis gue ada di kampus. Gagal deh itu rencana. Terus berlanjut harinya dimajuin jadi pas banget seminggu setelah gue ultah. Katanya mereka udah fix mau beli kue aja, udah nentuin mau jalan pake ND dan udah nanya alamat rumah gue ke Babe atau Ridwan dan mentok-mentok tanya ke pacarnya Acid alias Adhut yang nggak laen sohib gue dari jaman Belanda. Tapi ternyata gagal karna pada hari H, ternyata muka gue yang sangat unyu dan sama sekali tidak nampak berumur 22 tahun ini mendadak muncul di kampus. Gagal lagi deh rencananya. Dan mereka memutuskan gak lagi berniat ke rumah gue karna nggak enak sama bonyok gue ngasih surprise yang telat banget =p.. Sampe akhirnya kejadiannya kayak tadi. Katanya itu baru direncanain semalem karna gue mandadak juga ada rencana BSDan. Langsung aja deh direalisasiin sama mereka. Itu juga Mbip sempet panik soalnya hilang kontak sama si Maul dan terpaksa mengulur waktu sampe ngajak gue masuk TGA. Hwaaa.. Unyu sekali 2 buncit itu..haha
Sekitar jam empat, mereka nganterin gue ke halte. Waktunya pulang..
I'm happy today =)
Terima kasih ya Larassofi Iqlima dan Maulida Disa Pratiwi ;*
PS.
Nggak bener-bener bahagia sih hari ini, ada juga sedihnya.. Tapi itu sama sekali nggak mengurangi seneng gue. Karna apa yang bikin gue sedih adalah karna kesalahan gue sendiri dan itu pun -semoga- telah terselesaikan dengan baik.. =)
Namanya juga KFC-an ya kita bermakan deh disana. Dari jam 09.47 sampai 1 jam 45 menit berikutnyalah. Habis itu kita ngacir ke BSD Plaza. Yang tadinya gue pikir itu BSD antimacet eh ternyata gak ada bedanya ama Jakarta. Macet euy!! Mana si Mbip pake ngeledek-ledek motornya berat gara-gara ngebonceng gue.. Ckck
Dan gak lama sampailah kita di depan BSD Plaza dan kayaknya si Laras alias Mbip ini bener-bener konyol.. Masa dia gak tau dimana tempat parkir dan setelah ada yang masukin motor baru deh diikutin sampe di tempat parkir.
Dan emang niat kita mau nonton ya langsung aja deh ke XXInya.. Dan hal pertama yang bikin gue cengo adalah pada saat gue liat list film di tempat itu. Now showingnya ada 4 film.. Ada Purple Love, Passenger, gue lupa apaan yang di studio 3 sama The Next Three Days.. Ahhh gilak!! Selain Purple Love, itu film adalah film yang -kalo gak salah- ada di bioskop udah dari 3-4 bulan yang lalu dan udah ditarik sekitar 2-3 bulan lalu. Gimana gue nggak inget kalo gue mupeng banget mau nonton salah satu dari 3 film luar itu tapi gak jadi karna udah keburu ditarik. Dan gue makin pongo pas liat jadwal coming soon. Ada Drive Angry, gue lupa satu lagi apa dan blablabla samurai. Ahhh parah!! Itu Drive Angry masih COMING SOON!!??? Padahal gue udah nonton itu sekitar 2 bulan yang lalu dan yang blablaba samurai itu nyaris gue tonton sebulan lalu. Wew.. Lama juga ya peredaran film luar di XXI tsb. Tapi toh akhirnya kita nonton Passenger.
Sebelumnya gue sempet solat dulu di lantai yang sama dengan XXI.. Cuma naik tangga aja lagi dikit. Itu nyari musola sampe turun ke lantai dasar dan balik lagi ke lantai atas.. (--''). Dan pas nanya ama security, gue baru sadar kalo BSD Plaza itu mungil banget!! Lebih mungil dari KJI coy!! Cuma bedanya KJI nggak ada XXI.
Abis solat ya saatnya nonton. Ini film bagus sebenernya tapi gue sama Mbip bingung sebenernya apa yang jadi ending ceritanya. Haha kacrut! Tapi beneran bingung gue sama jalan ceritanya.
Abis nonton kita ngacir ke toilet. Dan karna si Mbip mau nyari buku, -tanpa curiga- ya gue masuk ke TGA. Eh, disana gue ngiler sama Conan Vol.61. Nyeeeehhh dalam waktu dekat bakal gue beli..
Dari TGA, kita pindah ke lantai dasar. Mbip mau beliin adeknya ayam KFC ya kebetulan deh, gue juga lagi pengen sundae. Habis Mbipnya antre dan ngebawa pesenan. Dia pamit mau cari sinyal buat sms nyokapnya. Gue sempet nawarin untuk pake hape gue aja. Tadinya Mbip iyaiya aja eh nggak lama berubah pikiran. Dia nggak jadi pinjem hape gue dan ngacir ninggalin gue sendirian di KFC.
Awalnya gue tenang aja soalnya masi ngeliat dia, eh baru gue tinggal bentar melototin hape,itu anak ilang!! Nyeeehhhh gw sms deh itu orang dan.. Pending!!grrr
Akhirnya gue pasrah deh..
Nggak lama dia muncul dan langsung duduk di depan gue sambil makanin sundae. Ehhh.. Nggak lama si Maul muncul sambil bawa J.Co yang ada lilin yang menyala-nyala sambil nyanyi Happy Birthday!
Asli, gue cengo! Mana abege disebelah kita pada ngelirikin. Sampe itu J.Co ditaroh di depan muka gue, gue masi spicles. Mereka nyuruh tiup lilin juga gue masi cengo bego gitu muka gue walau akhirnya gue tiup lilin juga bak Putri Salju dari Kerajaan Matahari Terbit..haha
Sumpah! Mana kepikiran gue dikasi beginian. Mana udah lewat 15 hari dari hari H. Tapi tetep aja gue girang!haha
Kayak yang pernah gue bilang, gue suka dikadoin dan apa yang mereka lakuin itu kado buat gue ;D
Abis itu kita makanin deh J.Conya sambil ngobrol-ngobrol dan poto-poto. Gue baru tau mereka udah ngerencanain macem-macem sebelom ada hari ini.
Berawal dari Maul yang nggak enak ama gue yang menurut pengakuannya dia nggak ngasih sesuatu pas gue ultah dan ngucapin begitu doang -menurut maul lho, gue sih nggak ngerasa gitu- ke gue. Sebenernya mah gue maklum aja coz pas ultah gue itu anak kan lagi presentasi laporan KKL. Nah dari situ, Maul dan Mbip niat bikinin kue dan mau ke rumah gue pas Sabtu depannya. Tapi eng-ing-eng! Itu pas Psychoceleb dan otomatis gue ada di kampus. Gagal deh itu rencana. Terus berlanjut harinya dimajuin jadi pas banget seminggu setelah gue ultah. Katanya mereka udah fix mau beli kue aja, udah nentuin mau jalan pake ND dan udah nanya alamat rumah gue ke Babe atau Ridwan dan mentok-mentok tanya ke pacarnya Acid alias Adhut yang nggak laen sohib gue dari jaman Belanda. Tapi ternyata gagal karna pada hari H, ternyata muka gue yang sangat unyu dan sama sekali tidak nampak berumur 22 tahun ini mendadak muncul di kampus. Gagal lagi deh rencananya. Dan mereka memutuskan gak lagi berniat ke rumah gue karna nggak enak sama bonyok gue ngasih surprise yang telat banget =p.. Sampe akhirnya kejadiannya kayak tadi. Katanya itu baru direncanain semalem karna gue mandadak juga ada rencana BSDan. Langsung aja deh direalisasiin sama mereka. Itu juga Mbip sempet panik soalnya hilang kontak sama si Maul dan terpaksa mengulur waktu sampe ngajak gue masuk TGA. Hwaaa.. Unyu sekali 2 buncit itu..haha
Sekitar jam empat, mereka nganterin gue ke halte. Waktunya pulang..
I'm happy today =)
Terima kasih ya Larassofi Iqlima dan Maulida Disa Pratiwi ;*
PS.
Nggak bener-bener bahagia sih hari ini, ada juga sedihnya.. Tapi itu sama sekali nggak mengurangi seneng gue. Karna apa yang bikin gue sedih adalah karna kesalahan gue sendiri dan itu pun -semoga- telah terselesaikan dengan baik.. =)
Wednesday, May 4, 2011
Deg-degan
Tadi pagi rada-rada degdegan abis bimbingan pertama ama pak Mujib..
Nyeeeeehhhh gatau juga apa yang mau gue ceritain.. Udah deg-degan dan bingung mau ngapain pas bimbingan..
Ehhh gataunya begitu doang.. Haha gara-gara masi pertama-tama juga kali makanya agak berodong. Ternyata gue cuma nyerahin semprop gue. Udah gitu disuru ngespesifikin subjek gue. Slain itu belum ada kabar berita. Semprop gue mau dibaca dulu. Habis itu baru deh dikasih pencerahan setelah bapaknya ngebaca bab1-3 gue. Moga aja ga banyak revisi deh..
Dan akibatnya gue nggak tau mau ngapain di kampus. Gajeeeeeee!!!
Mau balik aja apa.. Nyenyenye..
Nyeeeeehhhh gatau juga apa yang mau gue ceritain.. Udah deg-degan dan bingung mau ngapain pas bimbingan..
Ehhh gataunya begitu doang.. Haha gara-gara masi pertama-tama juga kali makanya agak berodong. Ternyata gue cuma nyerahin semprop gue. Udah gitu disuru ngespesifikin subjek gue. Slain itu belum ada kabar berita. Semprop gue mau dibaca dulu. Habis itu baru deh dikasih pencerahan setelah bapaknya ngebaca bab1-3 gue. Moga aja ga banyak revisi deh..
Dan akibatnya gue nggak tau mau ngapain di kampus. Gajeeeeeee!!!
Mau balik aja apa.. Nyenyenye..
Subscribe to:
Comments (Atom)