Saya belajar untuk percaya bahwa sahabat itu ada.Riil ada dan nyata.Saya tak lebih dari sebuah kertas kosong saat itu.Saya bertemu orang-orang yang luar biasa.Luar biasa saya sayangi.Luar biasa hebatnya memberi warna diatas kertas putih itu.Mereka tak hanya berwarna tapi mereka begitu hidup dan memberi saya cahaya.Namun entah kenapa,kini Tuhan membuat mereka tampak hitam di mata saya.
Kau tahu kan, Tuhan?
Saya memiliki kertas lain.Sama luar biasanya.Luar biasa saya sayangi dan luar biasa berwarna.Tak hanya hidup dan memberi cahaya,tapi juga memberi makna.Dan entah kenapa dimata saya,ia tampak abu2.
Takutkah saya?
Ya,saya takut!
Takut jika suatu saat nanti akan melihatnya dengan warna hitam..Warna yang sama dengan yang saya lihat dengan kertas sebelumnya..
No comments:
Post a Comment