Sunday, December 5, 2010

Dia Boleh Tahu

Waktu kini berbeda dan aku tak lagi sama
Kuharap mereka tahu bahwa inilah harga dari sebuah 'rasa'
Usaha dari apa yang telah tercipta dari pernyataan lugasNya yang tak pernah terdengar oleh telinga
Tak terlihat oleh mata, dan dengan pasti tak terasa oleh semua panca indera
Kini, aku akan membuka semuanya..

Aku datang padanya disaat aku tak tahu harus berlari kemana
Sekali lagi kukatakan, 'aku datang padanya. Aku yang mendatanginya..'
Tak disangka..
Mengapa mereka melihatnya berbeda?
Bahkan mungkin mereka menyalahkannya,menyalahkanku, menyalahkan diri mereka..
Terserah..
Tapi kukatakan sekarang..
Aku yang memintanya untuk 'ada'..
Jadi jangan menyalahkannya jika aku tak lagi sama
Aku hanya tak mau lagi berada dalam dilema
Aku bahkan tak mau lagi mengulang waktu dimana aku telah berjalan tanpa siapa-siapa

Dia tak menjanjikan apa-apa, tak pernah menjanjikan apa-apa
Hanya saja, bersamanya selalu ada cerita
Mungkinkah?
Terserah mereka mau percaya atau tidak..
Paling tidak kepadanya aku mencoba percaya
Aku belajar menghargai apa yang disebut 'makna'
Belajar mengungkap rasa yang takkan teraba jika ku tak mampu berkata-kata
Dan apa yang takkan terungkap jika aku terus bermain dengan logika..

Dia boleh tahu..
Saat ini, seperti itulah aku..
Hidup dalam banyak dunia yang tak lagi sama dengan sebelumnya..

No comments: