Friday, December 31, 2010

Gudbye 2010

#2010 Memories

Januari
*Pertanggungjawaban penelitian expe kelompok hompimpa alaihum gambreng..
*TOT TC 2010

Februari
Apa ya??
Tuhan menjawab doa yang Dia tahan selama 2 tahun lamanya.. Power Rangers pun berkumpul walau hanya beberapa jam.

Maret
Mmm.. Gue cuma inget ini awal semester baru..
Selain itu.. (-_-)

April
*Dan amanah itu pun tertuju pada saya sodara-sodara aka Direktur Utama TC
*Happy birthday to me.. =)
terima kasih untuk semua ucapan dan doanya di usia yang kini beranjak menuju dewasa awal.

Mei
*Ingatlah Hari Ini.. @Dufan 1405 with Acid, Amel, Arini, Arki, Babe, Eda, Ipul..
*99minutes yang terbuang begitu saja.. Mereka hilang, God..

Juni
(--'') yang gue inget ini adalah bulan deadline tugas dan UAS.

Juli
Holiday! Yang maha lama...

Agustus
Happy anniversary, RRG...

September
*I'm at Bali...
*I'm single but not available

Oktober
Dapet beasiswa dan mengganti Bleki dengan Rheddy.. =)

November
Tuhan.. Bulan ini gue ngapain ya??? Gak inget parah...

Desember
*Jalan bareng Bd1 @Kota Tua
*Gue relapse lagi karena mereka, God.. What do you think about them, Guys?! It's so BULLSHIT!!!

Gudbye my 2010..
Saya mungkin telah kehilangan sesuatu yang sangat berharga, tapi lebih dari itu, saya mendapatkan lebih banyak dari apa yang telah tiada..

Friday, December 24, 2010

God, please...

Tuhan..
Bahkan di malam ini saya tidak mampu membayangkan apa yang terjadi esok..
Bukan tak mampu.. Tapi tak lagi berani.
Ya, besok..
Kata ganti dari dua buah angka yang bila dijumlahkan akan membentuk sebuah angka sempurna, sembilan..
Tapi kali ini saya memilih sebuah angka ganjil untuk mengganti 2+7 menjadi 2+5..
Yang saya tahu, Kau menyukai angka 7..
Kau ciptakan 7 hari dalam seminggu
7 Samudera.. 7 Benua.. 7 Lapis Langit.. 7 Lapis menuju inti Bumi..
Dan banyak angka 7 Kau toreh dalam firmanMu
Jadi saya pikir Kau akan melapangkan jalanNya..
Jalan kami dengan kuasaMu *amiinn..

Tuhan..
Saya telah melupakan -ya, berusaha ikhlas- atas apa yang terjadi dan yang telah terlewati..
Sangat mudah bagiMu untuk tidak lagi memberi kesempatan pada kami

Saya melewatinya, Tuhan..
Saya menerimanya..
Dan saya baik-baik saja untuk itu..
Saya tlah cukup berusaha untuk meminta, untuk mencoba dan tak berkata berbagai rupa atas apa yang saat ini Kau uji coba
Saya tlah menunggu lebih dari 1000 hari
Lebih dari apa yang tak saya kira akan membuat saya bertahan begitu lama

Kalau saya boleh bertanya,
'Sampai kapan saya akan berusaha meraih apa yang selama ini tak saya tahu dimana ujungnya?'
'Sebegitu berharganyakah hingga kau buat kami begitu jauh untuk menjadi nyata?'
'Sebesar apa Kau sayangi kami sampai Kau bentuk semua ini menjadi dunia yang jauh dari mimpi yang sempurna?'
'Serumit itukah, Tuhan? Untuk membuat saya percaya kalau kami Kau cipta untuk 'ada'?'

Malam ini saya tak peduli
Setelah segala cara saya coba untuk mempertahankan apa yang saya coba percaya
Mungkin saya menyerah..
Akan menyerah..
Namun sekali ini saja, saya mohon..

Biarkan esok 'ada'..

Wednesday, December 22, 2010

Selamat Hari Ibu, Buns.. =)

Kakak selalu sayang Bunda..
Maaf aku suka bikin salah
Maaf aku sering gak nurut
Maaf aku sering bikin Bunda kesal
Maaf aku juga sering buat Bunda cemas
Makasih udah selalu ada dan akan selalu ada untuk aku, Nduty, Adek dan Ayah..
Aku nggak bisa bikin kata-kata yang lebih oke tapi aku mau Bunda selalu tau..
Aku sayang Bunda!!!
Sayang,. Sayang,. Sayaaaaaaaangg!!!

Thursday, December 16, 2010

Sebuah pemahaman

Saya sebenarnya tdak tau harus menulis apa..
Sebuah kata yang mendadak begitu sering terucap..
Galau..
Entah apa sebenarnya makna kata tersebut, saya hanya tau itu sebuah kata yang mendeskripsikan perasaan tak menentu..
Dikarenakan apa?
Hahahaha
entahlah..
Saya sedang galau jadi wajar saja jika saya tak mampu menjelaskan lebih lanjut..
Saya galau.. Ya, saya galau..
Pada akhirnya saya memahami..
Inilah saatnya..

Saturday, December 11, 2010

A

Gores.. Goresan.. Digores.. Menggores.. Tergores.. Digoreskan.. Menggoreskan.. Tergoreskan..

Luka ini milikmukah?
Milikkukah?
Milik kitakah?
Ini tanyaku, bukan milikmu
Jawablah dengan berbicara
Diam jika tak menuntut kata
Sayangnya aku menginginkan suara
Memaksamu bertutur kata
Memberikan telinga
Bersua dalam berbagai rupa
Bercitra di dalam senja
Aku tlah memberikan semua
Namun tidak untuk cinta
'ia' menunggu bukan memuja
Terpejam dalam isakan mata
Yang tak jua dapat kau jaga
Kau ada tapi bukan untuk mencinta
Ada dalam bentuk realita tak nyata

Friday, December 10, 2010

Siapkah?

Disaat semua bersorak menyambut hari baru, aku justru terpaku..
Dan berfikir untuk tak terlarut dalam haru
Aku melangkah
Menjauhkah?
Menghindarkah?
Tidak..
Aku butuh waktu..
Untuk tidak berlari..
Mencoba berhenti
Lalu memutuskan..
Siapkah aku mengakhiri disaat seluruh dunia tengah bersorak untuk memulai?

Sunday, December 5, 2010

Ode to my Rangers

Terhitung sembilan peredaran bulan saat terakhir kali kita duduk melingkari meja
Bersenda dengan tawa dan iringan canda gembira
Berteman keremangan cahaya dan berjuta rasa oleh apa yang dikatakan sebagai makna
Kita 'ada'..
Di bulan cinta..
Freyja's day..
Dua puluh enam dimana Venus bermain dengan Anglo-Saxon miliknya..

Di perpanjangan Sun's day yang kan berganti Moon's day ini..
Katakan ia bernama rindu
Sesuatu yang tak terdefinisi meski tlah kumainkan logikaku
Meski tlah begitu lama bertahan dalam kumparan waktu
Tak tersentuh oleh sisi sudut, hingga sela-sela nuraniku
Pada mereka yang kusebut masa lalu
Pada hati yang terlanjur beku oleh sesuatu yang kini menjadi kaku
Bukan untukku..
Bukan pula untukmu..
Tapi untuk kita..
Sesuatu yang kuanggap tiada namun tetap 'ada'
Meski dalam wujud yang telah berbeda

(usang, tapi riang.
biarlah punah, bilakah harus musnah..
semoga tetap indah..)

Seperti itulah yang terjadi disini..
Kubiarkan ia membumi dalam mimpi..
Tanpa caci, tanpa maki..
Karena semua itu pernah menjadi sesuatu yang sangat-sangat kusayangi..
Tetap kuhargai..
Sampai kini..

(hingga nanti, mungkin seperti cincin yang nantinya akan melingkar pada jari jari, sendiri-sendiri, ya menuju pada tujuannya..
nikmati saja aturan mainnya.
semua bukan milik kalian, sadar?!
dan Dia yang bolak balikkan hati.
hadapi saja, walau pa...hit dalam tebu, tetap saja; manis..)

Dia tahu apa yang aku mau..
Apa yang mereka mau..
Apa yang kita mau..
Dia memberi waktu..
Membuatku menyadari bahwa ketidakpastian inilah yang paling pasti..
Dari semua emosi, anarki hingga kata-kata yang tak lagi memakai hati
Tapi aku tahu, semua masih tersimpan begitu rapi, disini..

(kau mengerti kuasa Dia, tapi yang lain? Haha.
Beritakan pada kawan, sentuh ruang2 terdalam pada mereka, terangkan, hanya perkara waktu dan keikhlasan. Mungkin..)

kuberitakan padanya namun tak kuceritakan mengapa..
kusimpan hatiku namun tidak dengan potongan pikiranku...
mereka 'ada'...
dan tetap ada meski kini telah kukembalikan padaNya...

(sebab apa dikembalikan? Entah jarak pisahkan atau.. Ahhh.. Hanya hati. Selamat menjadi pecinta sejati kawan. Biarkan bintang iri saksisan panorama muda mudi adu rasa. Ku beritahu, sejatinya itu buah keimanan :)
Maka.. Tengoklah pada kabar iman ketika itu tiada seindah kala pertama..
Pernah melihat nyawa nyawa adu hebat? Sorak sahut bak pengantin ingin temu kala pagi..
Pernah rayai kala merdeka berpuluh tahun belakang? Dan aku hanya ingat tarik menarik 1, merebut yang 1, c...epattt.
Yaa, seperti yang ini.
satu kosong!!!!)

Win Win Solution

ELO ADA, GUE ADA..
ADIL KAN??

Dia Boleh Tahu

Waktu kini berbeda dan aku tak lagi sama
Kuharap mereka tahu bahwa inilah harga dari sebuah 'rasa'
Usaha dari apa yang telah tercipta dari pernyataan lugasNya yang tak pernah terdengar oleh telinga
Tak terlihat oleh mata, dan dengan pasti tak terasa oleh semua panca indera
Kini, aku akan membuka semuanya..

Aku datang padanya disaat aku tak tahu harus berlari kemana
Sekali lagi kukatakan, 'aku datang padanya. Aku yang mendatanginya..'
Tak disangka..
Mengapa mereka melihatnya berbeda?
Bahkan mungkin mereka menyalahkannya,menyalahkanku, menyalahkan diri mereka..
Terserah..
Tapi kukatakan sekarang..
Aku yang memintanya untuk 'ada'..
Jadi jangan menyalahkannya jika aku tak lagi sama
Aku hanya tak mau lagi berada dalam dilema
Aku bahkan tak mau lagi mengulang waktu dimana aku telah berjalan tanpa siapa-siapa

Dia tak menjanjikan apa-apa, tak pernah menjanjikan apa-apa
Hanya saja, bersamanya selalu ada cerita
Mungkinkah?
Terserah mereka mau percaya atau tidak..
Paling tidak kepadanya aku mencoba percaya
Aku belajar menghargai apa yang disebut 'makna'
Belajar mengungkap rasa yang takkan teraba jika ku tak mampu berkata-kata
Dan apa yang takkan terungkap jika aku terus bermain dengan logika..

Dia boleh tahu..
Saat ini, seperti itulah aku..
Hidup dalam banyak dunia yang tak lagi sama dengan sebelumnya..

Peran

Aku menatapnya dari tengah pikiran
Buram..
Jika dapat kau berada di ujung pandangan, akan lelah kuteruskan bermain dengan apa yang kutampakkan
Kau pun tak sadar bahwa kini aku tengah bermain peran
Hingga tanpa sadar tlah membuat kesalahan dari apa yang disebut keadaan
Yang mengikut pelan apa yang dikatakan sebagai penyerahan atas apa yang kini kulakonkan

Seandainya kau tahu apa yang saat ini kupikirkan, mungkin kau akan beranjak dari ketakutan dan membiarkanku untuk mengatakan..
Aku pun ketakutan..
Maka itu aku memilih untuk bermain peran..

G I L A

Apa kata mereka itu gila!
Maaf jika kukatakan dengan terbuka
Aku ingin menutup telinga meski sebenarnya aku tak kuasa
Mereka hanya menggoyang realita bahwa kita ada..
Sudahlah..
Yang kuputuskan bukanlah sesuatu yang sia-sia
Tidak juga yang bertentangan dengan norma
Hanya sedikit melenceng dari apa yang mereka sebut realita cita-cita
Aku hanya ingin berteman dengan asa, bahagia dan penuh tawa
Cukuplah..
Aku mengerti mereka ingin agar aku tak kecewa dan kuhargai itu
Terima kasih untuk segala sesuatu
Karna bagiku sudah lebih dari cukup sebuah doa darimu
Untuk aku..
Hidupku..
Juga eksistensi mayaku..