Aku belajar memahami keinginanku dan menahannya untuk diriku
Demi apa yang tak ingin kulihat…
Airmata..
Aku belajar memahami manusia yang kerap singgah dalam hidupku
Keluar masuk dengan dengan bentuk, suara dan sentuhan yang tersisa
Aku tersenyum melihatnya begitu mudah menempati setiap sekatan ruang pada hatiku
Aku tak menyalahkanNya
Tak sedikitpun aku menyalahkanNya…
Dia begitu baik meletakkan semuanya disini..
Di dasar hatiku…
Namun terkadang keadaan ini menjebakku
Membuatku ingin berteriak dalam lingkar tak bertepi
Membuatku melihat cahaya terang namun kosong…
Menghampakan juga menyesakkan
Tak ada lagi senyum murni dari kepak-kepak mimpi yang dipaksa mati
Tak ada lagi kehangatan yang memberiku nyaman
Tak ada…
Aku diam… Mungkin juga tlah hilang…
Namun dapat kupastikan…
Darahku masih mengalir…
Otakku tetap berpikir…
Jantungku pun berdetak dengan iramanya yang tetap sama
Sedang hatiku tak pernah berhenti berbisik
Aku menyayanginya… Menyayangi mereka…
Dengan segenap hatiku… Rasaku… Percayaku…
Dengan segala yang aku miliki…
Yang membuatku tetap hidup..
Hingga tak kuhiraukan bahwa keadaan ini mengoyak logikaku
Menjerumuskanku pada pilihan yang mungkin akan melukaiku
Menyeretku pada asa tak pasti dan menjunjungku dalam lautan emosi
Kebimbangan ini yang menyarukan rencanaku…
Aku tak akan lari dari DILEMA BESAR ini!!
No comments:
Post a Comment