Thursday, February 10, 2011

Hari Ketiga

Hari ini dibuka dengan bangun kesiangan!!
Saya dibangunkan Endang pkl 05.39. Setelah sholat saya tidur lagi dan DAMN! Saya baru bangun setengah delapan lewat banyak. Dan Ratu juga belom mandi! Gubrak!
Terburu-buru dan tak sempat sarapan, pkl 09.00 kita mulai mendaki gunung lewati lembah menuju Primary's Zone. Pagi ini kita sempat berbincang dengan Bro R dan residen T. Residen T merasa dirinya telah normal dan berniat pulang, padahal secara fisik terlihat keadaannya masih jauh dari GOOD. Nggak lama kita udah bergabung bersama para residen untuk Morning Briefing. Berbeda dengan pagi sebelumnya dimana hanya residen R, A, M, I yang berbicara, pagi ini semua residen mengungkapkan feeling mereka masing-masing. Dari keseluruhan residen terdapat 3 orang residen Mk, Il, An yang tidak berbicara secara mendetail dikarenakan ketiga residen tersebut adalah new add yang merupakan penghuni baru dan menyandang dual diagnosis. Dari perilaku merka, terlihat bahwa mereka tidak memiliki konsentrasi yang baik. Berkali-kali mereka sulit untuk menjawab pertanyaan. Bahkan residen Mk sempat mengatakan 'gak bisa bicara, Bro. Nggak ada ide. Susah buat ngomong..'.

Setelah Morning Briefing, sambil menunggu Function Meeting (pembagian jobdes harian residen), kita memulai pendekatan dengan para residen. Diawali dari residen R yang mendekati kita dan mengajak berkenalan karena kemarin ia belum berkenalan secara langsung. Dari situlah kita terlibat pembicaraan seru. Tak lama residen M dan I ikut bergabung bersama kita. Lucunya ketiga residen itu mengajarkan kita berbagai vocab baru seputar lingkungan GP. Tak jauh dari kita, ada residen T dan A yang asik bermain musik. Saya pun menghampiri. Nggak lama Endang juga ikut bergabung. Lewat musik, kita memulai pembicaraan. Biar dikata lagu D'bagindaz begitu, toh untuk membuka pembicaraan kita sempet nyanyi bareng mereka. Lewat pembicaraan itu, terlihat kalau residen T masih suka blank. Sedangkan residen A yang berada di tahap older lebih bisa diajak bicara meski tertutup. Nggak lama setelah itu, tepat jam sepuluh mereka mengadakan Function Meeting. Selesai Function Meeting, para residen pun function. Kita sempat berbicara sebentar dengan R dan I. Setelah itu kita harus absen harian dan membuat kita terlibat pembicaraan dengan staf depsos. Dari pertemuan itu kita menyepakati bahwa satu residen akan ditangani oleh dua calon S.Psi. Hehe

Selesai masalah administrasi dan mendapatkan 'Walking Paper' kita kembali ke Wisma sebentar dan mencari makan siang. Ternyata setelah berjalan cukup jauh barulah kita menemukan penjual gado-gado. Beruntung disebelah tukang gado-gado ada toko serba ada yang membuat kita langsung berniat buka toko di dalam GP. =p

Jam dua siang, kita kembali ke PZ dan saat itu adalah waktunya Discussion. Dimana kita dibagi menjadi dua kelompok. Pro dan Kontra yang akan mengulas sebuah tema yaitu Tidak Ada Tempat Pemulihan Yang Positif. Tiap residen mengeluarkan pendapatnya. Hanya ada 4 residen yang aktif dalam kegiatan ini karena residen yang lain masih blank. Setelah Discussion, kita mendekati SF, namun sayangnya masih terdapat blocking yang kuat pada hubungan kami sehingga yang terjadi justru kecanggungan. Kita pun kembali ke kamar dengan satu tujuan, KATARSIS. Namun belum sampai keluar gerbang PZ, kita bertemu Bro R dan sharing pun terjadi.

Sharing yang tak sampai satu jam itu terputus karena kita harus sholat Ashar dan kembalilah kita ke kamar. Kita beristirahat di kamar masing-masing setelah sebelumnya kita katarsis bareng dalam Wisma 8. Setelah itu, Emak aka Eka beserta stafnya Laras, Rahma dan Eva mulai memasak dan GOOD! Sop, tempe goreng dan sosis goreng menjadi makan malam yang oks banget! Haha

Selepas Isya, kita diminta Bro R untuk datang kembali dalam PZ untuk mengikuti program Static Group. Sesampainya di PZ, kita terbagi dua. Satu ikut di dalam saung, satu lagi di pinggir kolam renang. Program ini merupakan program sharing dengan circle yang sangat kecil dan yang mendengarkan cerita di circle kecil itu tidak boleh menceritakan masalah yang ia dengar pada orang lain. Tak disangka acara yang seharusnya diperuntukkan bagi residen untuk berbicara berbalik dengan Guest-lah yang bercerita. Dimulai dari Mae, mahasiswa dari STKS yang juga tengah KKL, berlanjut ke Endang, Ratu, saya lalu Yushi. Setiap kali salah seorang dari kita selesai bercerita, akan ditanggapi dan difeedback oleh setiap residen. Setelah acara itu selesai, kita main tebak-tebakan. Tak lama Bro L datang dan menggantikan posisi yang lain. Ia bercerita ttg kehidupanna sebelum clean. Lucunya semakin malam, gerak-gerik Ratu mulai menampakkan kalau dia ngantuk. Dan sekitar jam sebelas malam lewat kita meninggalkan PZ. Jarak PZ dengen wisma yang cukup jauh dan tanpa penerangan di setengah perjalanan membuat kita perlu berhati-hati saat berjalan.

Satu hal yang menyentuh dan mengena bagi saya adalah saat pagi hari dimana kita menaruh alas kaki secara sembarangan, residen I dengan tanpa menggerutu membereskan sepatu kita dan menaruhnya di rak. Saat itu saya merasa malu. Kita yang dianggap 'normal' tidak bisa berperilaku dengan baik, sedangkan dalam PZ mereka belajar bagaimana membentuk attitude. Bagaimana cara mereka merapikan keset kaki, bukan dengan kaki mereka tetapi menggunakan tangan. Karena mereka menghargai pembuat keset yang mengerjakannya menggunakan tangan. Baru 3 hari menginjakkan kaki disini banyak hal yang kita dapat. Semoga di hari-hari selanjutnya akan semakin banyak ilmu yang kita dapat =)
Amin..

No comments: