Tuesday, March 22, 2011

Clarity

Cogito Ergo Sum

Ketika kau menyadari satu persatu milikmu mulai menghilang dan membuatmu kehilangan
Mungkin saat ini kau tengah bergumul beban dan semakin terkekang
Tanpa kau sadari ia mengajakmu berjalan dalam keremangan
Terkukung kesepian
Hal yang akan mematikan
Dan membuatmu berpikir layaknya lingkaran setan
Tapi itulah kenyataan
Coretan masa depan
Mungkin saat ini yang tersisa hanya ketakutan
Kebingungan
Kegalauan
Ketidakpastian atas segala pertanyaan
Tapi pastikan kau tetap mencari dengan penuh keikhlasan
Karna kehidupan adalah keajaiban
Cermin dari kasih sayang Tuhan..

Saturday, March 19, 2011

Keajaiban

Cogito Ergo Sum

Kita dipertemukan oleh-Nya dlm sebuah masa tanpa perjanjian
Yang tak pernah ada akhir hanya ada awal
Yang diberi kuasa atas waktu, cinta, realita dan mahadaya
Bertahan dari pencarian, keikhlasan, dan ketakutan
Menjadikannya rangkaian hati yang terperosok dlm satu mimpi kehidupan
Tak disengaja
Walaupun tak mau, Engkau meletakan semuanya tepat disini
Dalam hidup yang baru saja dimulai
Oleh aku, kita, dan mereka..

Disaat kita 'ada', berdiri, berlari,dan tertawa
Disaat yang sama mereka berkata, 'Kami ada. Tidak mati, namun terlalu perih untuk berdiri.'
Sebuah kepasrahan yang jauh dari penyerahan
Dan ketika yang tersisa hanya ketakutan
Mereka bangkit, berdiri, dan ketegarannya membuat tenang
Berkaca atas apa yang slama ini tlah tercipta
Atas apa yang menjadikannya cerita dari apa yang kita tahu sebagai realita
Semua menjadi rasa yang sempat membuat tanya, 'Siapa mereka?'
Mungkin terdengar berlebihan
Tapi mereka adalah keajaiban

Saturday, March 12, 2011

Untitled

Cogito Ergo Sum

Ini yang dinamakan perjalanan...
Dalam waktu yang begitu singkat kita dapat bertemu dengan begitu banyak orang..
Satu per satu keluar masuk dalam hidup kita.
Ada yang berkesan, ada juga yang lewat begitu saja..
Yang sudah lewat bukan berarti tak berarti, mungkin memang belum waktunya mereka berarti. Namun bagi yang mereka memberikan kesan, setidaknya akan ada rasa yang tertinggal pada mereka.
Di saat kita bertemu dengan orang-orang yang baru, dan mulai berpisah dengan orang-orang lama yang bahkan mungkin merupakan orang yang berarti dalam hidup kita,
mungkin ini bukan sebuah perpisahan. Tapi seperti itulah cara Tuhan mengendalikan perjalanan dan membuat kita bertahan..
Menjadikan kita seseorang yang tahan tekanan...
Mendewasakan perlahan...
Setidaknya dengan cara itu Tuhan meminta kita untuk tetap berjalan dan tak lagi mempermasalahkan apa yang disebut dengan perubahan.
Disaat kita merasa kehilangan karena perubahan, mungkin itulah yang disebut dengan kesenjangan.
Bukan mustahil kecemburuan muncul dan mengubah keadaan.

Kita belajar..
Bagaimana mengatasi kecemburuan pada keadaan..
Pada mereka yang kita sayang dan menyayangi kita..
Disaat kita merasa orang-orang terdekat kita sampai mengabaikan kita karena orang lain, dan secara naluriah muncul apa yang disebut 'envy'.
Hanya saja keadaan seperti itu kembali lagi kepada kita.
Seringkali kita pun tidak menyadari bahwa sesungguhnya kita-lah yang lebih dulu menyakiti..
Membuat 'envy'..
Sayangnya ini adalah hal yang paling tidak disadari oleh semua orang...
Bahkan oleh orang terdekat kita sendiri... =)

Paling tidak kita menyadari...
Kita pernah salah menilai dan lebih dari itu, terlalu banyak menghakimi..
Maaf untuk mereka yang tersakiti..
Terkadang, apa yang kita perlihatkan bukanlah apa yang ingin kita ungkapkan..
Tolong, dengarkan apa yang tidak terkatakan..
Karena perjalanan ini membuat kita belajar bermain peran dan menjaga perasaan..


*P.S
Terimakasih untuk pencerahannya, Bd1...

I can see you if you're not with me
I can say to my self if you're okay
I can feel you if you're not with me
I can reach you my self, you show me the way

Life was never be so easy as it seems..
'till you come and bring your love inside
No matter space and distance make it look so far
Still I know you're still here by my side...

Thursday, March 10, 2011

Keajaiban bukan sebuah kesalahan

Tidak semua hal bisa diselesaikan dengan pengertian
setidaknya itulah cara Tuhan membuat keajaiban..
Tak terkatakan..
Tak terdengar namun tersampaikan..
Terkadang, apa yang kuanggap keajaiban, tak ubahnya bom waktu yang mengantarku pada arah yang berlawanan
entah itu kesalahan atau memang inilah yang dikatakan sebagai bagian dari pemberontakan
Pelanggaran yang menegangkan sekaligus menenangkan..
Tak terbantahkan...
Membuatku tenggelam dalam keajaiban...
Bagiku ini tak jauh dari permainan Tuhan
Yang mengajakku bertahan
Atau menyerah karna kelelahan
Tapi inilah yang disebut kenyamanan
Sesuatu yang sama berharganya dengan kepercayaan
Yang tak ada tanpa merusak apa yang disebut peluang
Ini hanya sebuah kesempatan..
Pemberian harapan..
Bukan keterpaksaaan atau penyesalan..
Paling tidak Kau tau bahwa saat ini aku tidak ingin menyalahkan apa yang mereka sebut keajaiban..

Saturday, March 5, 2011

Malam

Hari semakin gelap dan aku jauh lelap
Menengahi hati yang kini menetap
Aku gagap, Tuhan..
Mengetahui detak yang semakin membuatku berteriak
Berbisik sudah
Hancur lebur
Dalam kata-kata yang sulit terjamah
Menyesalkah?
Tidak, karna yang tersisa bukanlah sesuatu yang tak dapat kuubah
Hanya saja aku terlalu lelah untuk berkata-kata
Jenuh untuk mengucap apa yang tak terlisankan oleh lidah
Berawal dari sesuatu yang membuatku tergugah
Kini aku semakin kehilangan arah

Sore

Sore yang tenang..
Aku duduk di bangku panjang
Diam namun jauh dari tenang
Menatap hiruk pikuk di sekitarku yang jauh dari apa yang sempat terbayang
Aku senang
Menanti keremangan dan melihat mereka yang begitu hanyut dalam kegiatan
Sore terakhir..
Dan aku diam
Kembali diam dalam ketidaktenangan
25 hari yang mencengangkan
Aku bahkan berhenti untuk sekedar menatap belakang
Karna dihadapanku terlampau tenang
Menghanyutkan
Menakjubkan
Takkan kehilangan
Yang aku dapatkan adalah keajaiban
Yang membuatku bertahan dan belajar tentang kehidupan


GP, 03 Maret 2011

Call Me Psychopath

Eleven menjadi waktu ia membuka mata
Waktu membuatnya menjadi sosok yang berbeda
Tumbuh dan menjelma menjadi seorang yang dewasa
Ia tak sendiri, seseorang yang serupa meski tak sama ikut tumbuh bersamanya
Berkaca dalam dua rupa dan bersama-sama mengacaukan suasana
Berkali-kali ia berkata dan bersikap menyerupai apa yang ia anggap gila
Namun dimataku ia penuh canda
Ia dapat menunjukkan apa itu bicara dengan tanda
Berkata-kata dengan penuh kuasa
Bersikap layaknya seorang yang tak mengenal krama
Namun dia tetaplah sang pecinta
Pecinta yang dicinta
Menjadikannya seorang yang tenang
Membuat nyaman tak terbantahkan dalam diam
Dari apa yang kubaca, ia bercerita tentang dunianya
Tentang siapa dia meski kutahu aku tidaklah tau semua tentangnya
Tentang apa yang ia rasa walau ku tau seringkali aku salah menerka
Ia terlalu rumit untuk terbaca
Ia bagai buku yang terbuka namun tertulis dengan bahasa yang tak mampu kurangkai maknanya
Jadi lepas sudah apa yang ia kata jika aku berada dihadapnya
Ia begitu nyata
Dalam mata seorang yang baru bertatap muka dengannya
Ia tidaklah biasa..

*Dedicated to MSW